Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok, Buyback Ikut Terkoreksi Rp20.000

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|09:10 WIB
Bagikan:
Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok, Buyback Ikut Terkoreksi Rp20.000
Emas antam Foto: kumparan

PASUNDANEKSPRES.ID - Harga emas antam batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Rabu, 13 Mei 2026. Pelemahan ini membuat harga emas Antam turun Rp20.000 per gram dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Berdasarkan data terbaru dari Logam Mulia Antam, harga emas Antam pecahan 1 gram kini berada di level Rp2.839.000. Sebelumnya, pada Selasa (12/5/2026), harga emas masih bertahan di angka Rp2.859.000 per gram.

Tidak hanya harga jual, nilai buyback atau harga beli kembali emas Antam juga ikut terkoreksi. Saat ini, harga buyback berada di posisi Rp2.656.000 per gram, turun Rp20.000 dibandingkan hari sebelumnya yang mencapai Rp2.676.000 per gram.

Penurunan harga emas Antam ini menjadi perhatian pelaku investasi logam mulia di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi pergerakan dolar Amerika Serikat, suku bunga, hingga kondisi geopolitik internasional. Meski mengalami pelemahan dalam jangka pendek, emas masih dianggap sebagai instrumen investasi safe haven yang diminati masyarakat.

Pergerakan harga emas juga kerap berubah mengikuti perkembangan pasar dunia dan nilai tukar rupiah. Karena itu, investor disarankan memantau tren harga sebelum melakukan transaksi pembelian maupun penjualan kembali.

Daftar Harga Emas Antam per Rabu (13/5/2026) yang belum termasuk pajak

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.469.500

  • Harga emas 1 gram: Rp2.839.000

  • Harga emas 5 gram: Rp13.970.000

  • Harga emas 10 gram: Rp27.885.000

  • Harga emas 25 gram: Rp69.587.000

  • Harga emas 50 gram: Rp139.095.000

  • Harga emas 100 gram: Rp278.112.000

  • Harga emas 250 gram: Rp695.015.000

  • Harga emas 500 gram: Rp1.389.820.000

  • Harga emas 1.000 gram: Rp2.779.600.000

Meskipun harga sedang melemah, sebagian investor justru memanfaatkan momentum koreksi untuk menambah kepemilikan emas. Dalam jangka panjang, emas dinilai tetap memiliki daya tarik sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.

Berita Terbaru

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle18 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional31 menit lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional33 menit lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional45 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang1 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional2 jam lalu