Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Hendra Boeng Sentil Pj Bupati Soal Evaluasi Kinerja RSUD Subang

H
HubaEditor: Huba
|08:22 WIB
Bagikan:
Hendra Boeng Sentil Pj Bupati Soal Evaluasi Kinerja RSUD Subang
Ketua Fraksi NasDem, Hendra Purnawan.

SUBANG-Sejak kinerja RSUD dievaluasi oleh Pj Bupati Subang Imran, Dewan Pengawas RSUD Subang Ade Ahmad Rozi mengundurkan diri. Pada media, Rozi menyebutkan pengunduran dirinya tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moril.

“Saya mundur dari jabatan Ketua Dewas RSUD Subang terhitung sejak tanggal 10 Juli,” ungkapnya.

Peristiwa itu menjadi perhatian beberapa pihak, termasuk anggota DPRD Subang, sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Hendra Purnawan.

Pada Pasundan Ekspres, Hendra Purnawan atau akrab disapa Boeng mengaku tidak paham dengan apa yang dimaksud tidak mampu menjalankan tupoksi.

“Saya tidak paham dari sisi mana Pj Bupati menilai baik tidaknya kinerja jajaran dewan pengawas RSUD,” ungkapnya.

Menurut Boeng, seharusnya Pj Bupati sebelum melakukan penilaian, melihat secara keseluruhan RSUD secara menyeluruh dari 3 atau 4 tahun yang lalu, tidak hanya 6 bulan ketika menjabat sebagai Pj bupati saja.

“Itu saja menurut saya dia (Pj Bupati) sudah keliru,” tegas Boeng.

Sebaliknya, dia menilai kinerja Dewas RSUD sudah sangat baik. Ini merupakan buah dari tata kerja dan pola kerja yang dilakukan Dewas perlahan RSUD Subang perlahan membaik.

“Lihat pelayanan publik di RSUD hari ini, bandingkan dengan 3 atau 4 tahun lalu. Peningkatan pendapatan juga coba lihat juga sekarang, meningkat,” tegasnya lagi.

Kendati demikian, Boeng tetap mengapresiasi sikap gantleman dari Ketua Dewas RSUD Subang, sebagai putra daerah, bagi Boeng, Ahmad Rozi sudah melakukan hal tepat.

“Saya tetap menghormati keputusan Ahmad Rozi, tinggal nanti kita lihat Pj Bupati mau menempatkan siapa untuk pengganti Ahmad Rozi, jangan-jangan malah menempatkan orang yang salah, yang justrul membawa kehancuran bagi RSUD,” paparnya.

Diketahui, pada evaluasi kinerja RSUD yang lalu Pj Bupati Subang, Imran, menekankan perlunya responsivitas dan adaptivitas organisasi, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi medis yang pesat.

Menurutnya seluruh pihak untuk segera mengoptimalkan pelayanan di RSUD Subang. "Kita harus responsif dan adaptif terhadap perkembangan lingkungan. Jika rumah sakit swasta bisa menangani pasien dengan cepat menggunakan teknologi maju, kita juga harus bisa. Jangan sampai kita kalah bersaing dan kehilangan pasien ke rumah sakit lain," tegasnya.

Dia juga berharap RSUD Subang mampu unggul dibandingkan dengan rumah sakit lain di Subang. Dia memberikan instruksi khusus untuk memperbaiki berbagai aspek pelayanan, termasuk penertiban parkir, optimalisasi ruang, dan penyediaan peralatan medis standar seperti MRI, CT Scan, dan hemodialisis. 

Dia juga mengapresiasi perubahan yang telah dilakukan, meskipun demikian dirinya menginginkan RSUD Subang terus berbenah dan memperbaiki diri.

"Saya sangat berharap RSUD Subang bisa unggul dibandingkan dengan rumah sakit lain yang ada di Subang. Peralatan dasar seperti MRI, Rontgen, CT Scan, dan hemodialisis harus ada. Kita harus siap menghadapi tantangan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," ungkapnya.(idr/ysp)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle8 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle56 menit lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu