Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Inilah Rekam Jejak 10 Calon Sekda Subang, Siapa Paling Layak?

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|09:00 WIB
Bagikan:
Inilah Rekam Jejak 10 Calon Sekda Subang, Siapa Paling Layak?
Sebanyak 10 peserta mengikuti tahapan uji kompetensi atau asesmen dalam Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Tahun 2026 di Lembah Sarimas, Kecamatan Ciater, Senin (7/9/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID - Sebanyak 10 pejabat tercatat sebagai peserta seleksi pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Subang Tahun 2026.

Mereka datang dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman birokrasi yang beragam. Ada yang lama berkecimpung di bidang pemerintahan dan perencanaan pembangunan, keuangan daerah, pelayanan kesehatan, hingga ketenagakerjaan dan pelayanan publik.

Memperebutkan Posisi Strategis Sebagai Sekda Subang

Lantas, seperti apa rekam jejak 10 peserta yang akan bersaing memperebutkan posisi strategis sebagai Sekda Subang tersebut?
Berikut profil singkat berdasarkan daftar riwayat hidup peserta seleksi terbuka JPT Pratama Sekda Kabupaten Subang Tahun 2026.

Mereka telah dinyatakan lolos Uji Kompetensi / Asesmen yang diumumkan tanggal 10 September 2026. Kemudian mereka telah mengikuti gagasan tes tulis pada 11 September 2026. Pengumuman hasil gagasan tes tulis akan dilakukan pada 14 September 2026.

dr. Achmad Nasuhi, Berpengalaman di Bidang Kesehatan
dr. Achmad Nasuhi merupakan pejabat dengan latar belakang pendidikan kedokteran. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Kedokteran Umum di Universitas Sebelas Maret.

Karier birokrasinya banyak bersentuhan dengan sektor kesehatan. Ia pernah menjabat Kepala UPTD PKM Pagaden, kemudian menduduki sejumlah posisi kepala bidang di Dinas Kesehatan, antara lain bidang Bina Kesehatan Masyarakat serta Pencegahan, Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan.

Ia juga pernah dipercaya sebagai Kepala Bidang Pembangunan Ketahanan Keluarga pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Pada 2018, Achmad Nasuhi menjabat Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan. Setahun kemudian, ia menjadi Wakil Direktur Pelayanan UPTD Rumah Sakit Daerah. Puncaknya, ia dipercaya sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Subang sejak 4 Februari 2021.

Dr. Aep Saepudin, Berangkat dari Dunia Pendidikan
Dr. Aep Saepudin, S.Pd., M.M.Pd., M.Pd., memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda dari mayoritas peserta lainnya. Ia menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral di bidang ilmu pendidikan. Dia menyelesaikan program Doktor di Universitas Islam Nusantara. 

Kariernya bermula sebagai guru SMP pada 2008. Ia kemudian dipercaya sebagai Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Pada 2021, Aep menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

Dua tahun kemudian, ia dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM.
Ia kemudian menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik pada 2025. Sejak 3 Agustus 2026, Aep tercatat sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral.

Asep Saeful Hidayat, Berpengalaman di Perencanaan dan Keuangan Daerah
Asep Saeful Hidayat, S.Si., M.Ak., merupakan pejabat dengan latar belakang pendidikan statistik dan akuntansi. Pendidikan terakhir S2 dia S2 Akuntansi di Universitas Padjadjaran.

Kariernya banyak bersentuhan dengan perencanaan anggaran dan pengelolaan keuangan daerah. Ia mengawali karier sebagai Kasubag Penyusunan Rencana Kegiatan pada Bappeda pada 2003.

Asep kemudian dipercaya sebagai Kepala Bidang Penelitian, Pengembangan dan Statistik pada Bappeda. Pada 2016, ia menjabat Kepala Bidang Anggaran pada DPPKAD.

Kariernya berlanjut sebagai Kepala Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), kemudian Sekretaris BKAD pada 2019.

Pada 2021, Asep dipercaya menjadi Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. Pengalaman panjangnya di sektor perencanaan dan keuangan daerah menjadi salah satu modal dalam mengikuti seleksi Sekda 2026.

Dikdik Solihin, Lama di Pemerintahan Kewilayahan
Dikdik Solihin, S.Sos., M.Si., memiliki pengalaman panjang di bidang pemerintahan kewilayahan.  Pendidikan terakhir S2 Ilmu Pemerintahan dia tempuh di STIA Mandala Indonesia.

Ia mengawali karier sebagai Sekretaris Kecamatan Subang pada 1997. Setelah itu, Dikdik pernah menjadi Sekretaris Wilayah Kecamatan Subang dan Sekretaris Kecamatan Patokbeusi.
Ia kemudian dipercaya sebagai Camat Pamanukan, Camat Patokbeusi, Camat Sukasari, Camat Pabuaran hingga Camat Subang.

Pengalamannya juga mencakup bidang ketertiban dan pelayanan publik. Dikdik pernah menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran serta Kepala Dinas Perhubungan.
Sejak 2023, ia dipercaya memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Indri Tandia, Berpengalaman di Pemerintahan dan Penegakan Perda
Indri Tandia, S.STP., M.Si., merupakan lulusan STPDN Jatinangor dengan pengalaman birokrasi yang cukup beragam. Pendidikan terakhir S2 Ilmu Adminstrasi dia tempuh di Universitas Pasundan Bandung.

Ia mengawali karier sebagai Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Cibogo pada 2005. Setelah itu, Indri pernah menjadi Kasi Seksi Pengendalian Operasional pada Kantor Satpol PP.

Pengalaman di tingkat kewilayahan juga cukup kuat. Ia pernah menjabat Sekretaris Kecamatan Dawuan dan Sekretaris Kecamatan Pamanukan.
Indri kemudian dipercaya menduduki sejumlah jabatan di Satpol PP, mulai dari Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat hingga Kepala Bidang Penegakan Peraturan Perundang-undangan.

Ia juga pernah menjabat Camat Serangpanjang dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran. Sejak 2025, saat ini Indri tercatat sebagai Kepala Dinas Perhubungan.

Iwan Syahrul Anwar, Kuat di Perencanaan Pembangunan
Iwan Syahrul Anwar, S.STP., memiliki latar belakang pendidikan pemerintahan dari STPDN serta pengalaman panjang dalam bidang pemerintahan dan perencanaan pembangunan.

Ia mengawali karier sebagai Kasi Evaluasi dan Pelaporan Bidang Program pada Dinas Perhubungan pada 2011. Kemudian, Iwan pernah menjabat Kasi Trantib Kecamatan Cibogo dan Kasubid Pemerintahan BP4D.

Kariernya berlanjut sebagai Kasubag Pemerintahan Umum Setda, Kepala Bidang Pendanaan dan Pemerintahan pada badan perencanaan pembangunan daerah, serta Sekretaris BP4D.

Pada 2023, Iwan dipercaya sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah. Sejak 3 Juli 2026, ia menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

Kusnadi, Auditor dengan Latar Belakang Pengelolaan SDA
Kusnadi, S.P., M.Si., merupakan pejabat dengan latar belakang pendidikan pertanian dan pengelolaan sumber daya alam serta lingkungan. Pendidikan terakhir yakni S2 Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan dia tempuh di Universitas Bengkulu. 

Berbeda dengan sebagian peserta lainnya yang memiliki perjalanan panjang di sejumlah OPD, rekam jejak Kusnadi dalam daftar riwayat jabatan lebih banyak berada pada jalur fungsional auditor.

Ia tercatat pernah menjabat Auditor Ahli Pertama pada 2014, kemudian Auditor Ahli Muda pada 2016 dan Auditor Ahli Madya sejak 2022.

H. Rahmat Efendi, Berpengalaman dari Kecamatan hingga Dinas Sosial
H. Rahmat Efendi, S.Sos., M.Si., memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan kewilayahan. Pendidikan terakhirnya S2 Ilmu Administrasi dia tempuh di STIA Mandala Indonesia.

Kariernya dimulai sebagai Kasi Pemerintahan pada Kelurahan Wanareja pada 2002. Ia kemudian menjadi Kasubid Kesejahteraan Rakyat pada Bappeda.

Rahmat selanjutnya dipercaya sebagai Camat Compreng, Kepala Bidang Program pada Dinas Tarkimsih, serta Camat Purwadadi dan Camat Cipeundeuy.

Pengalamannya kemudian berlanjut di level kepala perangkat daerah. Ia pernah menjabat Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Perikanan.
Hingga saat ini Rahmat dipercaya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda sejak 2021.

Rona Mairansyah, Pengalaman di Pemerintahan hingga Pendapatan Daerah
Rona Mairansyah, AP., M.Si., merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor dan melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Administrasi.

Ia mengawali karier sebagai Kasubag Protokol pada Bagian Humas dan Protokol. Setelah itu, Rona menduduki sejumlah jabatan di lingkungan Sekretariat Daerah, termasuk Kepala Bagian Umum, Kepala Bagian Tata Usaha dan Kepala Bagian Rumah Tangga.

Pengalamannya kemudian melebar ke sektor pemerintahan dan politik daerah. Ia pernah menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Linmas, Sekretaris Dinas Perhubungan hingga Kepala Dinas Perhubungan.

Rona juga pernah dipercaya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan kembali menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik pada 2021.

Kemudian pada tahun 2024 dipercaya menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral.

Sebelum mengikuti seleksi Sekda, ia tercatat menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah sejak 3 Agustus 2026.

Yeni Nuraeni, Rekam Jejak Panjang di Ekonomi hingga Pendapatan Daerah
Yeni Nuraeni, S.Sos., M.AP., memiliki latar belakang pendidikan administrasi negara dan administrasi publik. Pendidikan terakhir yakni S2 Administrasi Publik di Universitas Padjadjaran.

Kariernya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang terbilang panjang. Ia mengawali perjalanan sebagai Kasubag Keuangan pada Dinas Kelautan dan Perikanan pada 2006.

Selanjutnya, Yeni dipercaya menduduki sejumlah jabatan di bidang koperasi, UMKM dan ketahanan pangan.

Ia pernah menjadi Kepala Bidang Pembinaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan.

Pada 2020, ia menjabat Sekretaris Dinas Perikanan, kemudian Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral pada 2021.

Kariernya berlanjut sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan pada 2024 dan Kepala Badan Pendapatan Daerah pada 2025. Sejak 3 Agustus 2026, Yeni menjabat Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian.

Kriteria Sekda Ideal Versi Bupati dan Ketua DPRD 
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita dan Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurachman memiliki pandangan sejalan mengenai sosok Sekretaris Daerah (Sekda) yang dibutuhkan Subang. Sekda baru diharapkan mampu bekerja cepat, memahami kondisi daerah, mengawal visi-misi kepala daerah, serta kuat dalam koordinasi dan kepemimpinan birokrasi.

Reynaldy menekankan dua kriteria utama, yakni kecepatan kerja dan integritas. Ia membutuhkan Sekda yang gesit, mampu mengayomi ASN, serta menjadi kepanjangan tangannya dalam menerjemahkan kebijakan.

“Saya kriterianya cuma satu, yang penting orangnya bisa bekerja dengan cepat. Saya enggak muluk-muluk,” ujar Reynaldy.

Menurutnya, mencari pengganti Asep Nuroni tidak mudah karena kinerja Sekda saat ini dinilai sudah baik. Karena itu, ia berharap penggantinya dapat bekerja lebih baik.

“Kita harus punya Sekda yang cepat. Kedua, harus punya integritas, tidak bisa disogok dengan apa pun, tidak bisa disusupi dengan apa pun,” tegasnya.

Sementara Victor menilai Sekda bukan sekadar pejabat administratif, melainkan motor penggerak birokrasi. Sosok yang terpilih harus memahami kondisi Subang, mampu mengawal visi-misi kepala daerah, serta memiliki kemampuan kepemimpinan, manajerial, komunikasi dan koordinasi.

“Posisi sekda merupakan jembatan utama antara kebijakan pemerintah daerah dengan DPRD. Karena itu, kemampuan komunikasi dan koordinasi menjadi syarat yang tidak bisa ditawar,” katanya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Ide Kegiatan Positif untuk Mengisi Waktu Luang, Dijamin Bermanfaat

Lifestyle31 menit lalu
UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Disahkan, Ini 9 Hak Penting yang Kini Diatur untuk Buruh

Nasional1 jam lalu
Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Jadwal TKA SMA/SMK 2026, Catat Pelaksanaannya!

Lifestyle2 jam lalu
Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Mantan Sekdes Ace Safei Maju Pilkades Jalancagak, Usung "Jalancagak Juara"

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Imbas Temuan Klaster Mewah di Area Lapas, Kemenimipas Copot Kalapas Cibinong

Nasional3 jam lalu
Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Gelar Perdana Sudah Diraih, Ini Agenda Timnas Indonesia setelah FIFA ASEAN Cup 2026

Olahraga4 jam lalu
Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Pemerintah Pastikan Konser Israel Houghton di Indonesia Tak Berizin

Nasional5 jam lalu
Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Putusan MK Ijazah Gibran Hari Ini, Ini Jadwal dan Pokok Perkaranya

Nasional5 jam lalu
Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Anak Harus Tempuh Jalan Terjal 2,5 Kilometer ke Sekolah dari Gunung Solok Pandan, Pemkab Bandung Barat Siapkan Solusi untuk 3 Keluarga

Bandung Barat5 jam lalu
Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Koordinator BEM UI Diserang Orang Tak Dikenal, Polisi Turun Tangan

Nasional5 jam lalu