Investasi Besar Masuk, HMI Soroti Kesiapan SDM Subang

SUBANG - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Subang menyoroti tantangan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah pesatnya pembangunan industri dan investasi di Kabupaten Subang.
Hal tersebut mengemuka dalam Simposium Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dalam Road Map Pembangunan Daerah Kabupaten Subang yang digelar di Aula Pemda Kabupaten Subang, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan Pelantikan Akbar Komisariat Sewilayah Juang HMI Cabang Subang.
Simposium dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Subang, unsur DPRD, pimpinan perguruan tinggi se-Kabupaten Subang, Ketua Forum HRD Kabupaten Subang, serta pengurus dan kader HMI dari berbagai komisariat.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Subang, Annas Ahmad Ladini, menegaskan bahwa Subang saat ini berada di persimpangan sejarah.
Wilayah yang sebelumnya dikenal sebagai daerah agraris kini bertransformasi menjadi kawasan industri modern dengan hadirnya dua Proyek Strategis Nasional, yaitu Subang Smartpolitan dan Pelabuhan Patimban, serta masuknya perusahaan kendaraan listrik besar seperti BYD dan Vinfast. Subang juga telah menjadi bagian dari Kawasan REBANA Metropolitan yang diproyeksikan sebagai motor pertumbuhan ekonomi Jawa Barat.
Namun, di tengah geliat pembangunan tersebut, Annas menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi SDM Subang. Mengutip data BPS Kabupaten Subang dan Provinsi Jawa Barat, ia menyebut angka anak putus sekolah masih tinggi, rata-rata lama sekolah masyarakat Subang masih berada di bawah rata-rata Jawa Barat, serta tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Subang relatif tinggi dan berada di atas rata-rata provinsi.
“Di satu sisi Subang menjadi magnet investasi dan industri besar, tetapi di sisi lain anak-anak Subang masih ada yang tidak menyelesaikan sekolah, masih banyak yang menganggur, dan belum memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja,” ujar Annas.
Salah satu persoalan struktural yang menjadi perhatian HMI adalah belum adanya Peraturan Daerah tentang Beasiswa Pendidikan. Selama ini bantuan pendidikan di Kabupaten Subang dinilai masih parsial dan belum menjamin keberlanjutan pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu hingga perguruan tinggi.
Padahal, kehadiran industri besar dan proyek strategis nasional justru membutuhkan tenaga kerja berpendidikan tinggi dan terampil.
“Kami mendorong Pemerintah Kabupaten Subang segera menyusun dan mengesahkan Perda Beasiswa Pendidikan Daerah. Perda itu harus menjadi landasan hukum yang kuat dan berkelanjutan untuk membantu pelajar dan mahasiswa Subang, baik melalui beasiswa prestasi, afirmasi, vokasi, maupun ikatan dinas,” tegasnya.
HMI Cabang Subang juga menyoroti minimnya pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti manufaktur otomotif, logistik, teknologi informasi, dan digitalisasi industri. Kehadiran Ketua Forum HRD Kabupaten Subang dalam simposium tersebut dinilai penting sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan dunia kerja.
Dalam kesempatan itu, HMI Cabang Subang merekomendasikan tujuh langkah strategis kepada Pemerintah Kabupaten Subang.
Rekomendasi tersebut meliputi percepatan pengesahan Perda Beasiswa Pendidikan Daerah, penyusunan road map peningkatan kualitas SDM yang terintegrasi dengan RPJMD, RTRW, serta pengembangan REBANA, Subang Smartpolitan, dan Pelabuhan Patimban; pembentukan unit layanan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal; pelibatan perguruan tinggi dan mahasiswa lokal dalam setiap penelitian pembangunan; pembangunan sistem informasi pasar kerja daerah; dorongan komitmen perusahaan untuk merekrut tenaga kerja lokal; serta alokasi anggaran pengembangan SDM yang memadai untuk pelatihan vokasi, sertifikasi, dan beasiswa.
“Subang tidak boleh hanya menjadi lokasi industri. Subang harus menjadi pemilik masa depan industrinya sendiri,” pungkas Annas.
Selain simposium, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Pelantikan Akbar Komisariat Sewilayah Juang HMI Cabang Subang. Pelantikan ini dimaknai sebagai penegasan bahwa HMI hadir sebagai organisasi kader yang siap mengambil bagian dalam pembangunan Subang, khususnya dalam mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.(hdi/ysp)
