Jambore Pemuda Subang Usung Tema “Balik ka Imah”, Dorong Generasi Muda Berani Berkarya

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Subang melalui Bidang Kepemudaan bakal menggelar Jambore Pemuda Subang dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Balik ka Imah”, kegiatan ini menjadi wadah untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kepeloporan, serta mendorong partisipasi pemuda dalam pembangunan daerah.
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Disparpora Kabupaten Subang, Iin Inderawati, S.Sos., M.Si., mengungkapkan Jambore Pemuda Subang tahun ini merupakan pelaksanaan tahun kedua. Kegiatan ini dirancang untuk mempertemukan pemuda dari berbagai latar belakang sekaligus mendorong mereka agar mampu melahirkan gagasan dan aksi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
“Alhamdulillah, tahun ini kuota 100 peserta sudah terpenuhi. Pesertanya berusia 16 sampai 30 tahun, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, komunitas, organisasi kepemudaan, hingga masyarakat umum. Kami juga melibatkan anak muda yang memiliki keahlian di bidang konten kreatif,” ungkapnya kepada Pasundan Ekspres, Senin (26/10/2026).
Menurutnya, tema “Balik ka Imah” memiliki makna yang lebih luas daripada sekadar kembali ke rumah atau daerah asal. Tema tersebut menjadi ajakan bagi generasi muda yang sedang menempuh pendidikan maupun berkarier di luar Subang agar tetap mengingat tanah kelahirannya dan bersedia berkontribusi untuk kemajuan daerah.
Iin berharap, para peserta yang mengikuti jambore dapat membawa pulang ide, pengalaman, serta gagasan baru yang bisa dikembangkan di lingkungan masing-masing.
Ia menilai, jiwa kepeloporan tidak selalu harus diwujudkan melalui kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari langkah sederhana yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapannya, dari 100 peserta ini muncul 100 ide untuk bergerak dan berkarya. Satu ide bisa memberikan banyak dampak. Menjadi pelopor itu bukan berarti harus berjalan sendiri, tetapi bagaimana kita bisa mengajak orang lain untuk bergerak bersama,” jelasnya.
Jambore Pemuda Subang Dijadwalkan Berlangsung Dua Hari
Jambore Pemuda Subang dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 27–28 Oktober 2026, dengan konsep camping ceria di kawasan Yonif 312 Kala Hitam. Peserta akan mengikuti sejumlah agenda, mulai dari pembekalan kepemimpinan, wawasan bela negara dan Pancasila, hingga materi kepeloporan pemuda. Kegiatan bermalam di tenda juga diharapkan memperkuat kebersamaan, gotong royong, dan jejaring antarpeserta.
Selain pembekalan materi, kegiatan tersebut akan diisi sesi berbagi bersama pelaku usaha muda dan pemuda kreatif. Melalui forum ini, peserta dapat bertukar pengalaman, membangun relasi, serta menggali inspirasi untuk mengembangkan usaha maupun potensi yang dimiliki.
Pada 28 Oktober, peserta juga direncanakan mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di lingkungan Pemkab Subang, dilanjutkan dengan kesempatan menampilkan kreativitas dan keterampilan masing-masing.
Iin menuturkan, keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah menjadi semakin penting mengingat besarnya potensi generasi muda di Kabupaten Subang. Karena itu, ia mengajak pemuda yang telah memiliki pengalaman, pendidikan, maupun keahlian di luar daerah agar tidak ragu untuk kembali berkontribusi membangun kampung halaman.
“Kalau bukan anak muda, siapa lagi? Pemuda Subang punya banyak potensi yang perlu dikembangkan. Kami ingin mereka memiliki kesempatan untuk berkarya, berwirausaha, dan memberikan kontribusi positif bagi daerahnya sendiri,” tegasnya.
Lebih lanjut, Disparpora Subang berencana menjadikan jambore sebagai salah satu langkah awal untuk menginventarisasi bakat dan keterampilan generasi muda. Pemetaan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam membuka akses dan ruang ekspresi bagi pemuda, baik di bidang seni, olahraga, pariwisata, budaya, maupun ekonomi kreatif. Disparpora juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak agar potensi tersebut dapat berkembang dan memperoleh ruang untuk tampil.
Ia menambahkan, salah satu tantangan yang ingin dijawab adalah bagaimana merangkul anak muda yang memiliki potensi, tetapi belum menemukan wadah untuk menyalurkannya secara positif.
"Melalui kolaborasi dan fasilitas yang tepat, Disparpora berharap semakin banyak pemuda yang mampu mengembangkan kemampuan diri, membangun usaha, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat. Dengan demikian, Jambore Pemuda Subang tidak hanya menjadi agenda peringatan Sumpah Pemuda, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam membangun masa depan Kabupaten Subang," pungkasnya.(znl/ysp)
