Jatah MBG SD di Kasomalang Dikurangi, Wali Murid Protes

PASUNDANEKSPRES.ID - Pengurangan jatah Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Cisaat Kasomalang, Desa Bojongloa, Kecamatan Kasomalang, memicu protes dan kekecewaan orang tua murid, Jumat (26/12).
Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan keberatan melalui pesan WhatsApp kepada pengurus RW setempat. Ia menilai pembagian MBG tidak sesuai dengan yang seharusnya diterima siswa.
“Ada kejanggalan pembagian MBG. Tidak ada susu kacang hijau, susu UHT, dan buah. Katanya sudah sampai ke dapur MBG, tapi pihak guru bilang salah komunikasi,” tulisnya.
Ia juga mengkritik pihak sekolah karena tidak melakukan konfirmasi kepada orang tua sebelum mengambil keputusan.
“Ini sudah kedua kalinya. Minggu lalu juga tidak ada susu. Saya minta penjelasan dan permintaan maaf dari pihak sekolah,” tambahnya.
Dikonfirmasi terpisah, salah seorang guru SDN Cisaat Kasomalang, Tatin, membenarkan adanya kekeliruan dalam proses pembagian MBG. Ia menyebut kesalahan terjadi akibat kurangnya koordinasi internal.
“Kami tidak konfirmasi dulu ke kepala sekolah dan orang tua. Saat itu hanya sebagian guru yang hadir, lalu kami berembug untuk mengambil sebagian dulu,” jelas Tatin.
Ia menambahkan, barang MBG sebenarnya ada dan telah dibungkus ulang untuk dibagikan kembali.
“Kesalahan kami tidak konfirmasi. Barangnya ada dan sudah dibagikan lagi,” katanya.
Tatin menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Ia memastikan kekurangan MBG telah dibagikan kepada siswa pada pagi hari.
“Sekitar pukul 08.30, kekurangan makanan sudah dibagikan. Kepala sekolah hadir dan kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada orang tua dan siswa,” pungkasnya.(hdi/ded)
