Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jelang Laga Persib vs Persija, Ketua Viking Subang Serukan Hentikan Permusuhan Suporter

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|15:32 WIB
Bagikan:
Jelang Laga Persib vs Persija, Ketua Viking Subang Serukan Hentikan Permusuhan Suporter
Viking Subang ketika mendukung tim kebanggaan mereka Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, beberapa Waktu lalu.

PASUNDANEKSPRES.ID – Menjelang laga panas yang mempertemukan Persib Bandung dan Persija Jakarta pada Minggu sore ini (11/6/2026), atmosfer rivalitas kembali memuncak.

Namun, di tengah gegap gempita yang sering dijuluki sebagai El Clasico Indonesia atau "Lebarannya Sepak Bola Indonesia", Ketua Viking Subang, Akim, memberikan refleksi mendalam yang menyentuh sisi gelap dari perseteruan kedua kelompok suporter ini.

Bagi Akim, laga ini bukan sekadar pertandingan 90 menit. Ia menyoroti bahwa bagi sebagian orang, hari pertandingan justru menjadi "hari kelam" karena menyisakan duka mendalam akibat jatuhnya korban jiwa.

Akim secara lugas menyebut, bahwa apa yang terjadi antara oknum suporter kedua tim sudah melampaui batas rivalitas sehat dan lebih tepat disebut sebagai permusuhan.

Ia mengingatkan kembali memori kelam tewasnya Rangga di GBK hingga Haringga Sirla di GBLA, serta korban-korban lain yang tidak terberitakan.

"Siapakah yang bertanggung jawab dengan itu semua? Mungkin kita yang berada di bagiannya," ujar Akim.

Ia mengajak semua pihak untuk bercermin, apakah makian rasis, aksi kekerasan, atau bahkan sikap diam saat melihat kejahatan terjadi, telah memupuk lingkaran permusuhan ini.

"Hal ini menjadi memori kolektif bagaimana kita di lingkaran permusuhan ini harus bersikap saat kita saling berpapasan, tanpa tahu kenapa kita harus melakukan hal tersebut (kekerasan)," tambahnya.

Lebih lanjut, Akim mengkritik fenomena suporter yang kerap menggunakan simbol-simbol perlawanan atau seruan anti-fasis, namun di saat yang sama masih terjebak dalam perilaku kebencian terhadap sesama suporter.

"Berhentilah pura-pura peduli saat hanya kejadian itu telah terjadi, lalu kembali menebar kebencian. Berhenti memakai simbol seruan anti-fasis atau perlawanan itu saat kau juga berada di bagian dari permusuhan ini," tegasnya.

Akim mengingatkan suporter seharusnya bersatu menghadapi masalah yang lebih besar, seperti kebijakan sosial yang tidak berpihak pada rakyat hingga isu mafia bola.

Baginya, solidaritas antar-suporter adalah aset berharga yang tidak boleh dihancurkan oleh kebencian buta.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle3 menit lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga55 menit lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle56 menit lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang2 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional2 jam lalu
Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nusron Wahid Penuhi Panggilan KPK hari ini pada rabu 7 Oktober 2026

Nasional3 jam lalu
Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Dapat Nomor Urut 3, Aryana Fokus Benahi Data Bantuan dan Layanan Sosial di Sagalaherang Kaler

Subang3 jam lalu
DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

DPR Wacanakan Wajib Militer Terbatas, Sasar Generasi Muda

Nasional3 jam lalu
Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Rencana Pemerintah Gratiskan Pendidikan dari TK hingga Perguruan Tinggi

Nasional4 jam lalu