Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kabupaten Subang Pertahankan 91.797 Hektare Lahan Baku Pertanian

H
HubaEditor: Huba
|09:01 WIB
Bagikan:
Kabupaten Subang Pertahankan 91.797 Hektare Lahan Baku Pertanian
PERTANIAN: Desa Mekarajaya di Kecamatan Compreng kini menjadi salah satu contoh sukses dalam sektor pertanian berkat kerja sama yang solid antara pemerintah, BUMN, dan para petani lokal.

SUBANG-Kabupaten Subang yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi utama di Jawa Barat, kini menghadapi tantangan besar seiring pertumbuhan industri. Dalam beberapa tahun terakhir, perluasan industri di Subang disinyalir terjadi alih fungsi lahan sawah menjadi area pabrik. 

Meski demikian, data dari Dinas Pertanian Kabupaten Subang menunjukkan bahwa produksi padi di daerah ini masih relatif tinggi. 

Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Subang, Sulaeman Sidik mengungkapkan, produksi padi di Subang saat ini berada di angka rata-rata 7,2 ton per hektar, dengan indeks pertanaman (IP) mencapai 200 hingga 300, tertinggi di Jawa Barat.

“Kami optimis masih bisa mempertahankan Subang sebagai lumbung pangan ketiga di Jawa Barat dan tiga besar nasional,” terangnya saaat diwawancarai Pasundan Ekspres.

Dia menjelaskan, saat ini lahan baku pertanian sebesar 91.797 hektar masih dipertahankan, khususnya pada 84.570 hektar lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) yang dilindungi.

“Tahun 2024, pada musim tanam kedua (gadu) yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober, produksi padi di Subang tetap berada di angka 7,2 ton per hektar,” jelasnya.

Angka ini, kata Sulaeman, menunjukkan bahwa Subang masih memiliki produktivitas tinggi meskipun menghadapi tantangan dalam hal ketersediaan lahan.

Dia menyebut, Dinas Pertanian Kabupaten Subang saat ini mengambil berbagai langkah untuk mempertahankan status lumbung pangan ini.

“Kami melakukan pendampingan intensif dan pengawalan untuk meningkatkan provitas dan produktivitas pertanian. Penerapan IP 400 sedang kami dorong, selain itu kami juga menangani kekeringan dengan upaya pompanisasi terpadu,” jelas Sulaeman.

Dia berharap, berbagai upaya tersebut mampu menjadikan Kabupaten Subang tetap menjadi lumbung padi strategis di Jawa Barat dan di Indonesia, meskipun kawasan industri terus berkembang.

Sementara itu, data BPS Kabupaten Subang menyebutkan, produksi padi di Kabupaten Subang pada tahun 2022 mencapai 1.038.780,58 ton. Sedangkan pada tahun 2023 menurun menjadi 1.016.077,04 ton gabah kering giling (GKG).(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline11 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat12 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta12 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle13 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang13 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta13 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta13 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang14 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang14 jam lalu