Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Gara-Gara Bendera Parpol, Kakek-Nenek Alami Kecelakaan di Flyover Kuningan

I
Inessia Nabila MEditor: Yusup Suparman
|11:32 WIB
Bagikan:
Gara-Gara Bendera Parpol, Kakek-Nenek Alami Kecelakaan di Flyover Kuningan
Kakek dan nenek yang merupakan pasutri (pasangan suami istri) mengalami kecelakaan akibat bendera parpol roboh di Flyover Kuningan, Jakarta. (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kakek dan nenek yang merupakan pasutri (pasangan suami istri) mengalami kecelakaan akibat bendera parpol (partai politik) roboh di Flyover Kuningan, Jakarta Selatan.

Kejadian ini terjadi pada Rabu (17/1) sekitar pukul 09.45 di Flyover Kuningan, Kec. Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Menurut keterangan Kapolsek Mampang Prapatan, Kompol David Yunior Kanitero, korban M Salim (68) sedang memboncengi istrinya, Oon (61) dan melintas melalui Flyover Kuningan.

Kemudian, ada bendera yang terpasang di sepanjang flyover yang tiba-tiba jatuh dan menimpa motor.

Bendera parpol itu tersangkut dan terseret oleh motor sehingga motor dan penumpang tersebut ikut terjatuh ke jalan.

Akibat kejadian ini, Salim dan istrinya mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Mampang Prapatan untuk mendapatkan perawatan serius.

"Dari hasil pengecekan, korban Salim lecet di bagian kaki, jari kaki, robek 12 jahitan di bagian pipi kanan, kemudian korban Oon patah bagian tulang kering sebelah kiri pergelangan tangan sebelah kiri dan lecet-lecet bagian lutut dan jari kaki," ucap David.

Polsek Mampang Prapatan langsung melakukan pengecekan di Flyover Kuningan dan menemukan belasan tiang bendera parpol yang membahayakan serta akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penertiban.

Sementara itu, Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu) DKI Jakarta akan mengusut dan menelusuri dugaan pelanggaran terkait bendera parpol yang menyebabkan kakek-nenek alami kecelakaan di Flyover Kuningan. (inm)

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu