Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KALEIDOSKOP SUBANG: Peristiwa Penting Tahun 2025 dari Kasus Narkotika Pelantikan Kepala Daerah Hingga Gejolak Sepak Bola di Subang

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|09:23 WIB
Bagikan:
KALEIDOSKOP SUBANG: Peristiwa Penting Tahun 2025 dari Kasus Narkotika Pelantikan Kepala Daerah Hingga Gejolak Sepak Bola di Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Tahun 2025 menjadi periode penuh dinamika bagi Subang. Berbagai peristiwa penting terjadi silih berganti, mulai dari pengungkapan kasus narkotika, pelantikan kepala daerah, penataan wilayah, gejolak sepak bola, pelaporan pejabat soal isu setoran uang, hingga polemik percekcokan guru dengan orang tua yang menyita perhatian publik nasional.

Pengungkapan Kasus Narkotika Terbesar di Jawa Barat

Awal tahun 2025 dibuka dengan pengungkapan kasus narkotika berskala besar oleh Polres Subang. Pada Kamis, 23 Januari 2025, aparat kepolisian berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 5,14 kilogram, yang disebut sebagai pengungkapan terbesar di Jawa Barat pada awal tahun tersebut.

Dua orang tersangka berinisial U.P (38) dan Y.S.H (42), yang berprofesi sebagai wiraswasta, diamankan bersama barang bukti berupa sabu, empat unit telepon genggam, serta satu unit kendaraan Honda Brio. Pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran narkoba di wilayah Subang.

Kejaksaan Negeri Subang menerima berkas perkara tahap pertama dan melakukan penelitian guna memastikan kelengkapan formil dan materiil. Kejari Subang menegaskan akan meneliti berkas secara maksimal dalam batas waktu 14 hari sebelum menentukan penerbitan P-21 atau mengembalikan berkas kepada penyidik untuk dilengkapi. Para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman berat, termasuk penjara seumur hidup.

Februari 2025: Reynaldy dan Agus Masykur Jadi Bupati dan Wabup Subang

Momentum penting lainnya terjadi pada 20 Februari 2025, ketika Reynaldy Putra Andita dan Agus Masykur Rosyadi resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Subang periode 2025–2030. Pelantikan digelar di halaman Istana Kepresidenan Jakarta dan menjadi pelantikan kepala daerah serentak pertama dalam sejarah Indonesia, melibatkan 961 kepala daerah dan wakilnya.

Usai pelantikan, Reynaldy dan Agus menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang untuk menyampaikan visi dan misi pemerintahan lima tahun ke depan. Dalam pidato perdananya, Reynaldy menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Subang serta Penjabat Bupati sebelumnya atas kondusivitas selama masa transisi.
Ia menegaskan komitmen membangun Subang yang unggul, maju, kompetitif, adil, sejahtera, demokratis, dan religius melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Konsep “Ngabret” atau Ngawangun Bareng Rakyat digaungkan sebagai semangat pembangunan daerah.

Penertiban Bangunan Liar di Ciater dan Jalancagak

Memasuki pertengahan tahun, pemerintah provinsi dan kabupaten mulai menata kawasan strategis Subang Selatan. Penertiban bangunan liar di sepanjang jalur wisata Ciater–Jalancagak dimulai sejak 26 Mei 2025 dan berlanjut hingga Agustus.
Aksi penertiban yang melibatkan Satpol PP dan instansi terkait ini memicu ketegangan antara petugas dan pedagang. Sejumlah kios dan lapak dibongkar menggunakan alat berat, sementara sebagian pedagang memilih membongkar bangunan secara mandiri. Penolakan muncul karena kekhawatiran hilangnya mata pencaharian, bahkan seorang pemilik kios dilaporkan pingsan akibat tekanan emosional.

Pemerintah mencatat ratusan pedagang terdampak di beberapa desa di Kecamatan Ciater dan Jalancagak. Untuk mengatasi dampak sosial, disiapkan rencana relokasi oleh PTPN Region 2, meski lokasi pastinya masih menunggu kepastian. Penertiban ini ditegaskan sebagai bagian dari upaya pengembangan pariwisata dan pengembalian fungsi ruang publik.

Persikas Subang Diakuisisi

Dunia olahraga Subang diguncang pada awal Juni 2025 setelah Persikas Subang resmi diakuisisi dan berganti nama menjadi Sumsel United melalui Kongres Biasa PSSI 2025. Keputusan ini diambil akibat keterbatasan finansial yang dihadapi klub, terutama kebutuhan anggaran besar untuk bertahan di Liga 2.

Pelatih, pemain, dan suporter menyampaikan kekecewaan mendalam. Mereka menilai perjuangan panjang membawa Persikas dari kasta bawah menjadi sia-sia. Meski demikian, manajemen menegaskan, Persikas tidak dibubarkan, karena yang dialihkan hanyalah lisensi kompetisi. Klub tetap direncanakan tampil di Liga 4 dengan harapan dapat bangkit kembali di masa depan.

Kasus Cekcok Guru dan Orang Tua Siswa Jadi Sorotan Nasional

Pada awal November 2025, publik dihebohkan dengan video viral percekcokan antara guru SMPN 2 Jalancagak dan orang tua siswa. Video tersebut memicu reaksi luas di media sosial hingga menarik perhatian Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Gubernur memanggil guru dan orang tua siswa ke Gedung Sate untuk menyelesaikan persoalan secara langsung. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kedisiplinan dan pendekatan edukatif dalam dunia pendidikan. Penyelesaian ditempuh secara kekeluargaan tanpa proses hukum.

Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Pendidikan memastikan kasus tersebut telah selesai dan siswa tetap melanjutkan sekolah. Peristiwa ini menjadi refleksi penting tentang komunikasi dan kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendidik anak.

Polemik Hukum Pejabat, Soal Isu Setoran ke Penguasa Subang

Menjelang akhir tahun, Subang kembali disorot melalui proses hukum atas laporan Kadisdik Subang Heri Sopandi terhadap mantan Kadinkes dr. Maxi. Heri Sopandi merasa difitnah dan nama baiknya dicemarkan soal isu setoran sejumlah uang ke penguasa Subang.

Pada 28 November 2025, keduanya menjalani pemeriksaan konfrontasi di Polres Subang. Kasus ini turut menyeret Bupati Subang Reynaldy Putra Andita yang dipanggil sebagai saksi dan diperiksa selama berjam-jam dengan lebih dari 100 pertanyaan. Reynaldy menegaskan kehadirannya sebagai saksi dan meminta publik membedakan kritik dengan fitnah.
Polres Subang memastikan penyidikan masih berjalan.. Kasus ini menjadi salah satu isu hukum paling menyita perhatian publik hingga penutupan tahun 2025.(red)

Berita Terbaru

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline24 menit lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional1 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline2 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline3 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline3 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle3 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle4 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle5 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat6 jam lalu