Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kapolsek Jalancagak, Kompol Acep Hasbullah: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan Pada Keempat Korban yang Tenggelam

H
HubaEditor: Huba
|08:08 WIB
Bagikan:
Kapolsek Jalancagak, Kompol Acep Hasbullah: Tidak Ditemukan Tanda Kekerasan Pada Keempat Korban yang Tenggelam
KETERANGAN PERS: Kapolsek Jalancagak, Kompol Acep Hasbullah saat diwawancara awak media. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Empat anak yang ditemukan tewas tenggelam di Sungai Cipabeulah, Kampung Pangakalan, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, pihak kepolisian memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada keempat korban tersebut.

Kapolsek Jalancagak, Kompol Acep Hasbullah menjelaskan, hal tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan dan olah TKP yang dilakukan oleh polisi. 

"Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di keempat korban," jelasnya kepada awak media.

Acep menyampaikan, dugaan awal menunjukkan bahwa anak-anak tersebut tenggelam saat bermain sepak bola. 

"Diduga anak-anak tersebut sedang bermain sepakbola. Kami menemukan dua bola plastik di lokasi kejadian," terangnya.

Dalam olah TKP, lanjut Asep, posisi keempat anak ditemukan bervariasi. Ada yang ditemukan di pinggir, ada yang telungkup, dan ada yang di dasar.

Dia mengatakan, pihak kepolisian telah mengikuti prosedur standar dalam menangani kasus ini, termasuk melakukan visum dan mengumpulkan keterangan saksi. 

"Hasil visum luar tidak menemukan tanda-tanda bekas tindak pidana, dan kami telah menghubungi Inafis dari Polres Subang. Semua dilakukan sesuai aturan dan SOP," tegasnya.

Pihak keluarga korban menyatakan, mereka ikhlas dan menganggap kejadian ini sebagai musibah kecelakaan. Oleh karena itu, polisi tidak melakukan otopsi terhadap jenazah keempat anak tersebut. 

Sebelumnya diberitakan, 4 bocah ditemukan tewas tenggelam di Sungai Kampung Pangakalan, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang, Rabu (31/7/24) siang hari.

Diketahui, 4 bocah tersebut berinisial B (3) asal Majalaya, MN (5) asal Kampung Pangkalan, H (2) asal Kampung Pangkalan, dan WA (4) asal Kampung Pangkalan.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia Tahun 2026 di IKN

Nasional6 jam lalu
Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Analisa BMKG Munculnya Daratan Baru di Dekat Gunung Anak Krakatau

Nasional6 jam lalu
Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Rumah Ludes Dilalap Si Jago Merah, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan untuk Keluarga Sudia

Headline7 jam lalu
10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

10 Tempat Makan untuk Keluarga di Subang yang Nyaman dan Enak

Lifestyle7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Lapas Subang Buka Akses Pendidikan Paket A, B, dan C bagi Warga Binaan

Headline8 jam lalu
Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang Masuk 4 Besar Daerah dengan Tambang Ilegal Terbanyak di Jabar, Ini Jumlahnya

Subang10 jam lalu
Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Uu Soroti Penurunan Perolehan Suara PPP di Subang, Minta Kader Menangkan Lima Kursi DPRD

Headline10 jam lalu
Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Rekomendasi Villa untuk Gathering di Subang yang Pas Buat Acara Rame-rame

Lifestyle11 jam lalu
Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Apa Itu Eskul Korp Kadet di SMA? Ini Penjelasan Lengkap dan Aturan Terbarunya

Nasional12 jam lalu
Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Bagaimana Cara Melamar Di Kawasan Industri Subang Terbaru 2026, Lengkap dengan Jalur Resmi

Subang13 jam lalu