Kasepuhan Adat Ciptamulya Kebakaran, Imah Gede Begini Nasibnya

SUKABUMI – Kasepuhan Adat Ciptamulya kebakaran, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (25/7/2026). Api yang berkobar dengan cepat menyebar ke permukiman warga hingga menghanguskan puluhan bangunan di kawasan adat tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga sekitar pukul 14.44 WIB, proses pemadaman masih berlangsung. Warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya, sementara sebagian lainnya berusaha menyelamatkan diri dan mencari anggota keluarga yang terpisah di tengah kepulan asap tebal.
Data sementara menyebutkan sekitar 60 rumah diduga terdampak kebakaran. Namun, jumlah pasti bangunan yang terbakar masih menunggu pendataan karena kobaran api belum sepenuhnya berhasil dikendalikan.
Salah seorang warga, Asep Ogeng, melalui siaran langsung di media sosial, mengungkapkan besarnya kebakaran yang melanda kawasan Kasepuhan Ciptamulya.
"Seluruh lembur Ciptamulya dari bagian bawah hingga mendekati lapangan terbakar. Imah Gede Ciptamulya juga habis terbakar, tidak ada sisa," ungkapnya.
Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Petugas bersama warga terus berupaya menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Belum ada keterangan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun besaran kerugian material akibat peristiwa tersebut. Sementara itu, proses pendataan terhadap jumlah rumah yang terbakar serta warga yang terdampak masih dilakukan oleh instansi terkait.
Pihak berwenang juga masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran. Informasi lebih lanjut mengenai total kerusakan, jumlah korban, dan perkembangan penanganan akan disampaikan setelah ada keterangan resmi dari aparat.
Sementara itu, Dua jam pasca kebakaran, Heryadi warga adat melalui akun media sosialnya melaporkan jika tidak ada bangunan tersisah, semuanya terbakar, termasuk imah gede dan bangunan milik pimpinan adat ciptamulya.
“Disini kurang lebih ada 80 kepala keluarga,” jelasnya melalui siaran langsung media sosial.
Heryadi menjelaskan bahwa kejadiannya sangat cepat, api berkobar menyambar dari satu bangunan ke bangunan lainnya yang berdekatan. “Angin kencang dan material bangunan adat cepat terbakar. Rumah-rumah disini kan berdekatan,” tegasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq membenarkan musibah kebakaran di wilayahnya. Pihak pemadam kebakaran bersama tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.
"Iya betul terjadi kebakaran. Namun untuk waktu pasti kejadian dan kronologinya belum diketahui rinci. Saat ini tim dari Dinas Pemadam Kebakaran sudah bergerak ke lokasi untuk penanganan," terang Okih.
