Kasus Tewasnya Anak Kecil di Pesanggrahan, Tes DNA Akan Dilakukan Polisi untuk Pastikan Kerangka Manusia yang Diduga Jasad Alvaro

PASUNDANEKSPRES.ID - Polisi akan melakukan tes DNA terhadap kerangka manusia yang diduga sebagai jasad Alvaro Kiano Nugroho (6), bocah yang dilaporkan hilang di Pesanggrahan, Jakarta Selatan, sejak Maret 2025 lalu.
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengungkapkan bahwa penemuan kerangka tersebut menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan kasus hilangnya Alvaro.
"Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga merupakan Alvaro," kata Nicolas kepada wartawan, Minggu (24/11/2025).
Ia menegaskan bahwa tes DNA diperlukan untuk memastikan identitas kerangka tersebut. “Tunggu penyelidik dan penyidik bekerja dulu untuk memastikannya,” ujarnya.
Tes DNA sendiri merupakan proses analisis laboratorium terhadap deoxyribonucleic acid (DNA), materi genetik yang menyimpan informasi biologis unik pada setiap individu.
Pemeriksaan ini menjadi metode paling akurat untuk mengidentifikasi seseorang, terutama dalam kondisi fisik yang tidak memungkinkan pengenalan langsung.
Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dan belum merilis detail lebih lanjut terkait penemuan tersebut.
Sebelumnya, kabar duka datang dari kasus hilangnya Alvaro. Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam pada Minggu (23/11/2025) mengonfirmasi bahwa Alvaro telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
"Alvaro sudah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Seala.
Polisi juga telah menetapkan satu orang tersangka yang kini tengah dimintai keterangan. Namun Seala belum dapat membeberkan detail penyebab kematian korban karena penyelidikan masih berlangsung.
“Sementara itu dulu, saya belum bisa banyak pernyataan,” katanya.
