Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kasus Vina Cirebon Mencuat, Susno Duadji Bilang Hal Ini Terkait Penangkapan Pegi Setiawan

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|12:00 WIB
Bagikan:
Kasus Vina Cirebon Mencuat, Susno Duadji Bilang Hal Ini Terkait Penangkapan Pegi Setiawan
Susno Duadji memberikan tanggapan atas penangkapan Pegi Setiawan dalam podcast Deddy Corbuzier. (Foto: Screenshot YouTube Deddy Corbuzier)

PASUNDAN EKSPRES - Beredarnya kabar penangkapan Pegi Setiawan, salah satu DPO kasus pembunuhan Vina Cirebon membuat Susno Duadji memberikan tanggapan atas hal tersebut.

Deddy Corbuzier mengundang eks Kabareskrim Komjen (Purn) Susno Duadji sebagai bintang tamu podcastnya untuk membahas kasus pembunuhan Vina Cirebon yang tayang dalam kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (28/5).

Ketika ditanya soal penangkapan Pegi Setiawan alias Perong, Susno tidak menyangkal bahwa salah satu DPO yang ditampilkan oleh Polda Jabar beberapa waktu lalu memang benar merupakan Pegi Setiawan.

"Pegi sudah ditangkap, benar Pegi itu, Om?" tanya Deddy kepada Susno Duadji.

"Benar, 100 persen benar. Kita hormat pada Polri telah menangkap Pegi dan benar," ucap Susno.

Susno menyebut identitas Pegi dibuktikan dengan adanya pemeriksaan dari sidik jari, rapot sekolah, keterangan pemangku wilayah setempat, dan keterangan ibu kandung yang membenarkan bahwa sosok tersebut adalah Pegi Setiawan.

Namun, Susno belum dapat memastikan apakah benar Pegi yang dimaksud ikut terlibat dalam peristiwa pembunuhan terhadap Vina dan Eky pada tahun 2016 lalu.

"Yang belum dibuktikan, apakah dia pelaku? (Itu) belum dibuktikan," kata Susno.

"Yang kemarin ditampilkan di televisi, inilah Pegi. Timbul pertanyaan, siapa saksinya bahwa dia (Pegi) membunuh Vina dan Eky?" sambungnya.

Susno menyampaikan bahwa proses penyelidikan berdasarkan scientific crime investigation dapat menjadi salah satu jawaban serta mematahkan keraguan publik terhadap kasus tersebut.

Oleh sebab itu, alat bukti yang memenuhi kriteria yang masuk akal harus dijadikan sebagai acuan proses penegakan hukum.

"Kita hormat pada Polda Jabar yang menyatakan bahwa dia Pegi, saya terima, tapi Polri belum menyebut bahwa dia pelakunya," ujarnya.

Sementara itu, Susno menyebut proses hukum untuk membuktikan keterlibatan Pegi dalam kasus ini cukup rumit.

Hal ini dibeberkan oleh Susno bahwa delapan tersangka mencabut BAP-nya sebelum penangkapan.

"Delapan terhukum yang katanya pelaku, yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap, kan menarik BAP-nya, berarti tidak menjadi saksi, tidak kenal dengan ini (Pegi)," tutur eks petinggi polisi itu.

Selain itu, keterangan dari salah satu saksi mata yang melihat pelaku dari jarak sekitar 100 meter di malam hari saat kejadian juga cukup menyulitkan.

Susno menyebut bahwa kecil kemungkinan seseorang bisa mengenali wajah orang tidak dikenal dengan jarak 100 m dalam kondisi malam hari yang gelap.

Oleh karena itu, kurangnya alat bukti dan keterangan hanya dari seorang saksi tidak dapat dijadikan sebagai alat hukum.

"Saya yakin Polri tidak percaya dengan keterangan ini, dalam teori hukum satu alat bukti berupa saksi bukan saksi," ucap Susno. (inm)

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle27 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga36 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat5 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang5 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu