Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kecelakaan Tragis Terjadi di Sukabumi, Satu Perempuan Tewas

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|09:34 WIB
Bagikan:
Kecelakaan Tragis Terjadi di Sukabumi, Satu Perempuan Tewas
Kecelakaan tragis terjadi di Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa 9/1 sekitar pukul 17.43. Seorang Perempuan telah meninggal karna tertabrak kereta api (KA) Pangrango Sukabumi-Bogor. (Dok istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Kecelakaan tragis terjadi di Sukabumi, Jawa Barat pada Selasa 9/1 sekitar pukul 17.43. Seorang Perempuan telah meninggal karna tertabrak kereta api (KA) Pangrango Sukabumi-Bogor. 

Dalam video yang kami dapatkan, menunjukan seorang wanita telah tergeletak tak bernyawa di samping rel kereta api.

Dari informasi yang kami dapatkan, rupanya kecelakaan tersebut terjadi di sekitar rel kereta yang bersimpangan dengan Kampung Paledang, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi atau tepattnya di petak jalan Cisaat-Cibadak Km 43+500. 

Humas PT KAI Daop 1 Jakarta. Ixfan Hendriwintoko, telah menyampaikan sebelum kecelakaan tersebut telah memberikan klakson kepada wanita tersebut dengan membunyikan klakson. Namun pringatan tersebut malah dihiraukan. 

“Dimana sebelumnya masinis telah membunyikan klason lokomotif (Semboyan 35) berkali-kali, namun tidak diindahkan,” ujarnya.

Ixfan juga menegaskan, jika tidak ada kepentingan jangan berada di jalur kereta api ataupun memanfaatkan area tersebut untuk kepentiangan lainnya. 

“setiap orang yang tak berkepentingan dilarang berada di lintasan kereta api karena itu sangat membahayakan. Hal ini dinyatakan dalam UU No.23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian pada pasal 181 ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian,” paparnya.

“Selain membahayakan, kegiatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap pasal 199 UU 23 tahun 2007 berupa pidana penjara paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp15 Juta,” imbuhnya.

Atas peristiwa tersebut KA tidak terganggu sama sekali dan bisa melanjutkan aktivitasnya sebagai masinis. 

“Info masinis rangkaian aman dan dapat melanjutkan perjalanan, (untuk) KA terganggu tidak ada,” jelasnya.

Berita Terbaru

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional17 menit lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional21 menit lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional26 menit lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline32 menit lalu
ADVERTISEMENT
Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Bareskrim Bongkar Gudang Pakaian Bekas Impor Ilegal di Subang, 1.257 Bal Ditaksir Rp15 Miliar

Subang49 menit lalu
Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Disdikbud Subang Sebar Metode GASING ke Enam Komisariat, Pelatihan Ditargetkan Tuntas 15 Hari

Headline52 menit lalu
Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Karang Taruna Kelurahan Pasirkareumbi Inisiasi Jumsih di Lapang Bintang, Lurah Apresiasi Kekompakan Warga

Subang1 jam lalu
Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Gadi Eisenkot Bertekad Gulingkan Netanyahu di Pemilu Israel, Persaingan Masih Ketat

Nasional1 jam lalu
Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Pendaftaran Calon Ketua Golkar Purwakarta Dibuka

Headline1 jam lalu
Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Mantan Deputi Kepala Staf Kepresidenan Layangkan Kritik, Singgung Soal MBG hingga Penanganan Bencana

Nasional1 jam lalu