Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kemenag Rilis Aplikasi Kawal Haji, Kemudahan Akses Informasi Seputar Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:05 WIB
Bagikan:
Kemenag Rilis Aplikasi Kawal Haji, Kemudahan Akses Informasi Seputar Penyelenggaraan Ibadah Haji 2024
Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan aplikasi baru bernama Kawal Haji pada Senin, 27 Mei 2024. (Foto: laman resmi Kemenag RI)

PASUNDAN EKSPRES - Kementerian Agama (Kemenag) baru saja meluncurkan aplikasi baru bernama Kawal Haji pada Senin, 27 Mei 2024.

Adapun tujuan Aplikasi Kawal Haji ini dirilis untuk memudahkan akses informasi jemaah dan masyarakat dalam menyampaikan beragam persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji di tahun ini.

"Kawal Haji hadir untuk menjadi kanal penghubung antarjemaah haji, petugas, keluarga, dan publik, serta stakeholder lainnya. Jemaah dapat melapor, saling bantu, berbagi info dan mengapresiasi," ucap Staf Khusus Menteri Agama bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo di Jakarta, dilansir dari laman resmi Kemenag, Selasa (28/5).

Ia menyebut, hadirnya aplikasi Kawal Haji merupakan bagian dari komitmen Kemenag terhadap proses keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Oleh karena itu, aplikasi ini didesain agar setiap jemaah, keluarga, dan petugas dapat saling membantu apabila ada persoalan terkait penyelenggaraan haji.

Menurut Wibowo, aplikasi Kawal Haji hadir dengan dua fitur utama yakni pertama, pelaporan jemaah, khususnya berkenaan dengan layanan konsumsi, akomodasi, transportasi, termasuk jika ada jemaah terpisah dari rombongan, atau lupa arah pulang ke penginapan. 

Kedua, deteksi lokasi dan pergerakan jemaah untuk memudahkan proses pencarian jika ada jemaah yang tersesat.

"Saat ini Kawal Haji fokus ke penyelesaian masalah utama, yaitu kanal komunikasi pelaporan. Halaman beranda dari Kawal Haji akan melampirkan daftar laporan, dengan prioritas berdasarkan keterbaruan dan dukungan," ungkap Wibowo.

Tentunya, aplikasi ini semakin meneguhkan komitmen Kemenag dan menyempurnakan skema pelindungan jemaah haji di Tanah Suci.

Hal ini dikarenakan sebelumnya proses perlindungan jemaah dilakukan dengan baik melalui proses offline dengan cara menempatkan petugas di sejumlah titik strategis untuk memudahkan jemaah saat membutuhkan bantuan.

Adapun kemudahan akses layanan informasi juga disiapkan dalam bentuk WA Center serta kanal aduan melalui Pusaka SuperApps.

"Alhamdulillah layanan langsung kepada jemaah di lapangan, berjalan dengan baik. Petugas siaga membantu jemaah di sektor hotel maupun di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi," ujar Wibowo.

"Aplikasi Kawal Haji ini semakin memperkaya alternatif bagi jemaah saat akan menyampaikan beragam persoalan yang dialami atau menjadi saluran apresiasi saat jemaah ingin menyampaikan hal itu kepada petugas," sambungnya.

Sementara itu, perilisan aplikasi Kawal Haji ini memiliki beberapa manfaat bagi jemaah, petugas dan keluarga jemaah dalam mengakses terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Berikut manfaat aplikasi Kawal Haji bagi jemaah, petugas dan keluarga jemaah yang dilansir dari laman resmi Kemenag.

1. Manfaat bagi Jemaah

- Sarana melaporkan permasalahan konsumsi, akomodasi, transportasi, dan jemaah tersesat atau terpisah dari rombongan.

- Jemaah dapat berbagi informasi seputar situasi dan kondisi di Tanah Suci.

- Jemaah dapat membantu permasalahan yang dialami jemaah lain. 

2. Manfaat bagi Petugas

- Sarana petugas untuk mendapat update situasi dan kondisi jemaah langsung dari tangan pertama dengan cepat dan akurat.

- Petugas dapat menggali laporan langsung dari jemaah.

- Petugas dapat meng-update progress penanganan masalah dengan cepat.

3. Manfaat bagi Keluarga Jemaah

- Keluarga jemaah bisa mendapatkan informasi cepat dan terpercaya terkait situasi dan kondisi di Tanah Suci.

- Dapat ikut melaporkan apabila keluarganya yang sedang menjalani ibadah haji mengalami masalah.

Sementara itu, Kemenag berharap aplikasi ini dapat memudahkan jemaah dalam melapor sehingga lebih cepat mendapat respons yang berdampak pada peningkatan kepuasan layanan kepada jemaah. (inm)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle12 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu