Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kerap Usik Dana BOS, Dedi Mulyadi Bakal Tindak Tegas Oknum LSM dan Wartawan yang Peras Kepsek

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|10:55 WIB
Bagikan:
Kerap Usik Dana BOS, Dedi Mulyadi Bakal Tindak Tegas Oknum LSM dan Wartawan yang Peras Kepsek
Dedi Mulyadi (Foto: screenshot Youtube KDM Channel)

PASUNDAN EKSPRES - Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi bakal menindak tegas sejumlah oknum LSM dan wartawan yang kerap memeras kepala sekolah terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Hal ini terungkap dalam video terbaru di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel yang diunggah pada Senin (3/2) dalam pertemuan dengan sejumlah kepala sekolah di Subang yakni Kepala Sekolah SMAN 2 Subang, SMKN 2 Subang, dan SMAN 1 Pagaden.
 
Dalam pertemuan tersebut, mereka menyinggung sejumlah oknum LSM dan wartawan yang kerap memeras kepala sekolah.

Modus yang digunakan pun beragam, salah satunya dengan menuding adanya penyalahgunaan pada dana BOS.

Oknum tersebut kerap mengusik dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang kemudian berujung meminta sejumlah uang.

"Suka ada yang mintain duit gak ke sekolah? Kalo turun dana BOS, suka ada ga yang ngutik-ngutik dana BOS, ujung-ujungnya minta duit?" tanya Dedi kepada para kepsek.

"Ada, dari oknum wartawan dan oknum LSM. Jadi kita itu sebenarnya seperti dianggap maling," ujar salah satu perwakilan kepala sekolah.

Mereka menyebut oknum tersebut meminta uang dengan jumlah yang bervariasi, mulai dari Rp100 ribu hingga paling besar Rp2 juta.

Bahkan, jika tidak bisa memberikan uang, oknum tersebut memaksa pihak sekolah untuk membeli barang yang mereka tawarkan.

"Kalo yang di atas sejuta, biasanya suka maksa untuk menjual barang. Misalnya foto Prabowo (pigura presiden) dan wakil presiden," ucap salah satu kepala sekolah.

Mendengar hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan praktek seperti itu harus dibasmi sebab sangat merugikan pihak sekolah.

Dedi berencana akan membuat MOU (Memorandum of Understanding) dengan seluruh aparat penegak hukum agar praktek tersebut dihilangkan di lingkungan pendidikan.

"Kalo bapak nanti didatangin orang, ngaku wartawan ngaku LSM, tujuannya minta duit, lapor dan akan saya tindaklanjuti," tegas Dedi Mulyadi.

(inm)

Berita Terbaru

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang5 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional25 menit lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline29 menit lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional42 menit lalu
ADVERTISEMENT
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang46 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang50 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang1 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional1 jam lalu
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline1 jam lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu