Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kios Nanas Buatan KDM di Jalancagak Subang Banyak yang Tutup, Ini Alasannya

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:57 WIB
Bagikan:
Kios Nanas Buatan KDM di Jalancagak Subang Banyak yang Tutup, Ini Alasannya
SEPI: Kios penjualan nanas yang berada di jalur wisata Jalancagak, Kabupaten Subang, kini tampak sepi aktivitas pada Rabu (15/4/2026).

PASUNDANEKSPRES.ID – Kios nanas buatan KDM di Jalancagak Subang untuk penjualan nanas yang berada di jalur wisata Jalancagak, Kabupaten Subang, kini tampak sepi aktivitas. Deretan kios baru yang sebelumnya digagas sebagai upaya penataan dan penguatan ekonomi pedagang lokal, kini sebagian besar kosong dan hanya menyisakan dua pedagang yang masih bertahan.

Kondisi ini menjadi sorotan, mengingat kawasan tersebut dulunya dikenal sebagai salah satu sentra penjualan nanas khas Subang yang ramai dikunjungi wisatawan. Namun saat ini, suasana berubah drastis dengan minimnya aktivitas jual beli.

Salah satu pedagang yang masih bertahan, Endang, mengungkapkan sepinya kios bukan tanpa alasan. Endang menyebut, ketersediaan nanas saat ini memang sedang terbatas karena belum memasuki musim panen.

“Memang kiosnya pada kosong, karena sekarang lagi susah nanasnya. Belum musim panen,” ucapnya saat di temui di lokasi pada Rabu (15/4/2026).

Selain faktor pasokan, harga nanas yang melonjak juga menjadi kendala tersendiri bagi para pedagang. Endang menjelaskan, harga nanas saat ini mencapai sekitar Rp750 ribu per kuintal, angka yang dinilai cukup tinggi dibandingkan kondisi normal.

“Kenaikan harga juga berpengaruh. Sekarang satu kuintal bisa sampai Rp750 ribu,” tambahnya.

Kondisi tersebut membuat banyak pedagang memilih untuk tidak berjualan sementara waktu, karena khawatir tidak mendapatkan keuntungan atau bahkan merugi. Minimnya stok dan tingginya harga membuat aktivitas perdagangan di kios-kios tersebut menjadi tidak berjalan optimal.

Sepinya kios nanas ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengembangan kawasan yang sebelumnya diharapkan menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat setempat. Tanpa pasokan yang stabil dan harga yang terjangkau, sulit bagi pedagang untuk bertahan dalam jangka panjang.

Di sisi lain, kondisi ini juga menunjukkan pentingnya keberlanjutan dalam pengelolaan sektor usaha kecil, khususnya yang berbasis komoditas musiman seperti nanas. Diperlukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga, agar roda ekonomi tetap berjalan.

Meski demikian, pedagang yang masih bertahan berharap kondisi ini bersifat sementara. Mereka optimistis, saat musim panen tiba, pasokan akan kembali normal dan aktivitas di kios-kios tersebut bisa kembali hidup seperti sebelumnya.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang12 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang12 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang12 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional12 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional15 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle15 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle15 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle16 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional16 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline17 jam lalu