Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPAD Tawarkan Pendampingan Bagi Keluarga Korban Balita Tenggelam di Subang

H
HubaEditor: Huba
|08:07 WIB
Bagikan:
KPAD Tawarkan Pendampingan Bagi Keluarga Korban Balita Tenggelam di Subang
Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Subang, Dr. Nuraeni

SUBANG-Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Subang, Dr. Nuraeni menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban atas tenggelamnya empat  balita di Sungai Cipabeulah, Ciater. 

Tragedi ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di area berisiko tinggi seperti sungai.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas peristiwa tragis ini. Kami juga menawarkan pendampingan psikologis bagi keluarga yang berduka untuk membantu mereka mengatasi trauma dan kehilangan," ujar Dr. Nuraeni kepada Pasundan Ekspres.

Dia mengatakan, anak-anak memerlukan pengawasan ketat saat berada di dekat sungai. Kelalaian dalam memberikan perhatian penuh kepada anak-anak di sekitar sungai bisa menyebabkan kecelakaan tragis. 

Terkadang, lanjutnya, orang tua mungkin tidak sepenuhnya menyadari bahaya yang ada di sekitar sungai, terutama jika area tersebut tampak aman pada pandangan pertama.

"Selain pengawasan, lingkungan sekitar yang tidak memiliki pengaman atau tanda peringatan yang memadai juga berkontribusi terhadap risiko tenggelam," tambahnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, penting bagi semua pihak, termasuk orang tua, komunitas, dan pemerintah, untuk bekerja sama dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengawasan anak dan keselamatan di sekitar area berisiko tinggi seperti sungai.

Dr. Nuraeni juga memberikan beberapa langkah yang bisa diambil oleh orang tua untuk mengawasi anak-anak mereka di rumah.

Pertama, selalu mengawasi anak-anak. Terutama ketika mereka bermain di luar rumah atau di dekat sungai. Pengawasan yang konsisten dan penuh perhatian adalah kunci utama untuk mencegah kecelakaan.

Kedua, mengajari anak-anak tentang bahaya. Berikan penjelasan yang sesuai dengan usia mereka tentang bahaya bermain di sungai dan pentingnya menjauh dari area berisiko.

Ketiga, memastikan lingkungan aman. Pastikan ada pagar atau pengaman yang memadai untuk mencegah anak-anak mengakses area berbahaya.

Keempat, membatasi waktu bermain. Batasi waktu anak-anak bermain di luar rumah, terutama di dekat area yang berisiko. Pastikan mereka selalu di bawah pengawasan orang dewasa.

Kelima, memilih aktivitas bermain yang aman. Hindari aktivitas yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan, terutama di sungai. Keenam, selalu berkomunikasi. Jelaskan kepada anak-anak tentang pentingnya keselamatan dan peraturan yang ada.

Nuraeni juga mengimbau agar anak-anak selalu mematuhi aturan keselamatan yang ditetapkan oleh orang tua atau pengawas mereka, termasuk menjauhi area berbahaya dan tidak bermain di dekat sungai tanpa pengawasan.

"Meningkatkan kesadaran akan keselamatan anak-anak dan pentingnya pengawasan yang ketat dapat dilakukan melalui kampanye edukasi di sekolah-sekolah dan komunitas,” tuturnya.

Selain itu, lanjut Nuraeni, perbaikan infrastruktur di sekitar area berisiko, seperti pembangunan pagar pengaman dan pemasangan lampu penerangan di area berbahaya, juga perlu didorong.

Nuraeni berharap peristiwa ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga keselamatan anak-anak di sekitar lingkungan mereka.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Hadapi Peralihan Musim, Pupuk Kujang Siapkan 98 Ribu Ton Pupuk Subsidi di Jabar

Subang3 jam lalu
Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Gapensi Bidik Peluang Proyek Lokal di Era Digital

Subang3 jam lalu
Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik ke Dusun di Pesisir Karawang

Karawang3 jam lalu
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Nasional3 jam lalu
ADVERTISEMENT
PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

PLN Beberkan Kejanggalan Blackout Batam, Posisi CCTV Bergeser Sehari Sebelum Kejadian

Nasional6 jam lalu
5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

5 Hal yang Menyebabkan Stres di Tempat Kerja yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle6 jam lalu
Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Mau Masuk Circle Eksklusif? Nasabah BCA Prioritas Harus Lewati Syarat Ini!

Lifestyle7 jam lalu
Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Bahaya Asap Karhutla bagi Kesehatan Tubuh Manusia, dari Iritasi Mata hingga Risiko Kanker Paru-paru

Lifestyle7 jam lalu
Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Tema dan Logo Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026, Ini Link Downloadnya

Nasional8 jam lalu
Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Bukan Gibran, KDM Puncaki Survei Elektabilitas Cawapres 2029 Versi PPI

Headline8 jam lalu