Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPAI Desak Polres Tangerang Selatan Usut Tuntas Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|11:48 WIB
Bagikan:
KPAI Desak Polres Tangerang Selatan Usut Tuntas Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong
KPAI mendesak Polres Tangerang Selatan untuk mengusut tuntas kasus perundungan siswa Binus School Serpong. (Foto: laman resmi KPAI)

PASUNDAN EKSPRES - KPAI mendesak Polres Tangerang Selatan untuk mengusut tuntas kasus perundungan siswa Binus School Serpong.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Polres Tangerang Selatan untuk mempercepat proses penyelidikan kasus perundungan siswa Binus School Serpong beberapa pekan lalu.

Hal ini disampaikan oleh Komisioner KPAI, Diah Puspitasari dalam konferensi pers di kantor KPAI, Jakarta Pusat pada Selasa, 27 Februari 2024.

"Karena dalam kasus ini kan ada anak korban kekerasan fisik dan psikis, kemudian ada anak yang berkonflik dengan hukum. Sehingga, kita akan memakai Undang-Undang Perlindungan Anak. Dalam Undang-Undang Perlindungan Anak itu, prosesnya harus cepat," ucap Diah dalam keterangannya pada Selasa (27/02/2024).

Menurut Diah, kasus perundungan siswa Binus School Serpong harus cepat diusut dikarenakan kasus ini melibatkan anak-anak di bawah umur 18 tahun.

Proses pengungkapan kasus ini perlu dipercepat sebab ada hak anak-anak yang harus diperhatikan seperti hak pendidikan hingga hak tumbuh kembang anak.

Adapun, pihak KPAI mengajukan sejumlah permintaan kepada polisi agar melakukan pendampingan psiko sosial, bantuan sosial serta perlindungan hukum kepada pelaku maupun korban perundungan.

"Yang kedua, kami meminta pendampingan psiko sosial, yang ketiga bantuan sosial, dan yang keempat perlindungan hukum. Sehingga baik anak korban kekerasan fisik psikis dan anak yang berkonflik dengan hukum juga demikian," jelasnya.

Diyah Pusparini selaku Komisioner KPAI klaster anak korban kekerasan fisik/psikis mengatakan, pihak Polres Tangerang dinilai lamban dalam menangani kasus perundungan ini.

Ia mengaku sudah mengirim surat dan berkas agar proses hukum berjalan cepat, namun Polres Tangsel belum memproses hal tersebut.

"Kami ingin prosesnya dipercepat. Ini udah agak lama untuk kasus anak yang selama didampingi KPAI ini termasuk agak lambat. Dari 14 Februari pengaduan sekarang sudah tanggal 27," ujar Diyah. (inm)

Berita Terbaru

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Daftar Drama Korea Tayang November 2026, Ada The Remarried Empress hingga Good Partner 2

Lifestyle31 menit lalu
HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

HP Infinix Terbaru 2026 dari Rp1 Jutaan hingga Rp12 Jutaan, Ini Daftarnya

Lifestyle1 jam lalu
Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle2 jam lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle3 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang3 jam lalu
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle4 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle4 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional4 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional4 jam lalu
KPAI Desak Polres Tangerang Selatan Usut Tuntas Kasus Perundungan Siswa Binus School Serpong | Pasundan Ekspres