Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Kasus Ponpes Al Hanifiyah, Santri Dilaporkan Terjatuh dan Terpeleset di Kamar Mandi

P
Putri MelaniaEditor: Putri Melania
|10:52 WIB
Bagikan:
Kronologi Kasus Ponpes Al Hanifiyah, Santri Dilaporkan Terjatuh dan Terpeleset di Kamar Mandi
Kronologi Kasus Ponpes Al Hanifiyah. (Sumber Foto: Bicara Indonesia)

PASUNDAN EKSPRES - Ponpes Al Hanifiyah mengungkapkan kronologis penganiayaan santri yang berinisial BBM (24) asal Banyuwangi.

Kementerian Agama Ungkap Status Izin PPTQ Al Hanifiyyah

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Mohammad As'adul Anam, mengungkapkan bahwa PPTQ Al Hanifiyyah tidak memiliki izin operasional pesantren.

Meskipun telah beroperasi sejak 2014, pesantren ini tidak memiliki izin resmi dari Kementerian Agama.

Pesantren tersebut dihuni oleh 74 santri putri dan putra, dengan jumlah 19 orang santri putra.

BACA JUGA:5 Fakta Kasus Kematian Santri Ponpes Al Hanifiyah Kediri: Korban Sempat Minta Dijemput Ibunya

BACA JUGA:Seorang Santri Pondok Pesantren di Kediri Tewas Dianiaya, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Mohammad As'adul Anam juga mengekspresikan kesedihannya atas kejadian tersebut, mengatakan bahwa kekerasan di lingkungan pesantren sangat disayangkan. 

Dia juga mengonfirmasi bahwa salah satu pelaku adalah kerabat korban, yakni AF (16) asal Denpasar, Bali. 

Sementara itu, keempat pelaku lainnya, yaitu MN (18) asal Sidoarjo, MA (18) asal Nganjuk, dan AK (17) asal Surabaya, telah ditahan di Polres Kediri Kota.

Kronologi Menurut Kapolres Kediri Kota

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, menjelaskan bahwa polisi telah menangkap empat pelaku yang diduga terlibat dalam penganiayaan santri di PPTQ Al Hanifiyyah, Mojo, Kabupaten Kediri. 

BACA JUGA:Polisi Berhasil Tangkap Pria yang Memukul Perempuan Hingga Terkapar di Cimahi

Korban, BBM (14), merupakan adik kelas dari para pelaku, dan berasal dari Banyuwangi. 

Peristiwa penganiayaan diduga terjadi berulang kali, mungkin karena adanya kesalahpahaman di antara para pelaku.

Kronologi Menurut Pengasuh Ponpes Al Hanifiyah

Pengasuh PPTQ Al Hanifiyah, Fatihunada, mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui detail peristiwa tersebut. 

Pada Jumat, 23 Februari 2024, pengasuh Ponpes Al Hanifiyah, Fatihunnada menyatakan penyebab santri yang berinisial BBM (14) asal Banyuwangi tersebut karena terjatuh dan terpeleset di kamar mandi.

Saat itu, tidak ada dugaan adanya tindak kekerasan. 

Fatihunada juga menyatakan bahwa ia tidak sempat melihat langsung kejadian tersebut karena tengah mengurus keperluan untuk pemulangan jenazah. (pm)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline43 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu