Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi kejadian Penonton Konser Musik Bakar Sound System

N
Nisa Atiatul M MEditor: Nisa Atiatul M M
|10:57 WIB
Bagikan:
Kronologi kejadian Penonton Konser Musik Bakar Sound System
Kronologi kejadian Penonton Konser Musik Bakar Sound System (Dok Istimewa)

PASUNDAN EKSPRES - Konser Lentera Festival yang berujung Penonton Konser Musik Bakar Sound System itu terjadi pada Minggu, 23 Juni 2024. 

Hingga saat ini video tentang Penonton Konser Musik Bakar Sound System viral di berbagai media sosial. 

Berikut Kronologi dari Penonton Konser Musik Bakar Sound System 

Kejadian tersebut terjadi ketika Guyon dan NDX AKA batal tampil di acara Lentera Festival yang diadakan di Tanggerang, Banten. 

Festival tersebut direncakan akan dimulai pukul 19.00 WIB, bahkan pintu menuju venue konser telah dibuka dari sore hari hingga dipadati oleh penonton. 

Namun, hingga pukul 19.15 WIB acara tidak kunjung dimulai, bahkan area panggung nampak gelap dan sepi. 

Penonton yang gerampun mulai menyerukan agar acara segera dimulai oleh panitia penyelenggara. 

Hingga 15 menit berlangsung, tidak ada tanda-tanda onser akan dimulai, bahkan panitia tidak ada satupun yang keluar untuk klarifikasi. 

"Peristiwa berawal dari keriuhan penonton yang kesal acara tidak kunjung dimulai, sehingga mereka berteriak, hingga pukul 19.30 WIB situasi tidak terkendali, karna penonton kecewa," Kata kapolsek pasar Kamis, AKP Ucu Nuryandi 

Kekecewaan penonton terhadap pihak EO yang membatalkan secara sepihak pun membuat penonton yang hadir meluapkan emosinya dengan merusak beberapa alat pengeras suara. 

Bahkan beberapa Penonton Konser Musik Bakar Sound System. Selain itu, penonton juga turut melempari panggung dan menghancurkan pembatas yang telah terpasang sebelumnya. 

Kapolresta tanggerang, Kombas Pol Baktiar Joko Mujiono mengatakan pada saat kejadian tidak ada keributan antara penonton, melainkan penonton dengan Panitia atau EO. 

"Tidak ada keributan, yang ada adalah masyarakat kesal krn merasa sudah membayar tiket masuk tapi acara tidak jadi terlaksana, sehingga dilampiaskan kekesalan mereka ke peralatan dan panggung," KataKombas Pol Baktiar Joko Mujiono.

Berita Terbaru

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional10 menit lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline32 menit lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang50 menit lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline1 jam lalu
80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

80 Ribu Anak di Bawah 10 Tahun Terpapar Judi Online, Komdigi Ungkap Langkah Pemerintah

Nasional1 jam lalu
Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang1 jam lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang1 jam lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang2 jam lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional2 jam lalu