Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kurma Israel Haram? Lalu Apa Saja Kurma yang Aman

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:33 WIB
Bagikan:
Kurma Israel Haram? Lalu Apa Saja Kurma yang Aman
Kurma Israel Haram? Lalu Apa Saja Kurma yang Aman (Sumber Foto Akun IG @Rumah Zakat)

PASUNDAN EKSPRES- Kurma, buah yang tidak hanya lezat tetapi juga memiliki makna religius yang mendalam bagi umat Islam, sering kali menjadi pilihan utama ketika berbuka puasa.

Rasulullah sendiri menyukai kurma, terutama jenis Ajwa, yang menjadi buah favoritnya. Namun, belakangan ini muncul kekhawatiran terkait asal-usul kurma yang beredar di pasaran, khususnya yang berasal dari Israel.

Berbagai informasi muncul bahwa memakan kurma dari Israel dianggap haram. Namun, penting bagi kita untuk memahami bahwa bukanlah kurma itu sendiri yang diharamkan, melainkan dampak ekonomis yang mendukung Israel dengan membeli kurma dari produsen tertentu yang berbasis di sana.

Beberapa merek kurma yang perlu dihindari karena mendukung Israel antara lain King Solomon, Urban Flatter, dan Stardads. Namun, di Indonesia sendiri, ada beberapa merek kurma yang aman untuk dikonsumsi, seperti Palm Fruit dan Barari Dead Crown Golden.

Penting untuk memeriksa nama merek kurma sebelum membeli, untuk memastikan bahwa kita tidak secara tidak sengaja mendukung entitas yang merugikan Palestina.

Meskipun memerlukan sedikit usaha tambahan, memeriksa asal-usul dan merek kurma sebelum membelinya adalah langkah yang penting.

Hal ini tidak hanya untuk memastikan kehalalan konsumsi kita, tetapi juga untuk memberikan dukungan kepada saudara-saudara kita di Palestina, agar mereka tidak terus-menerus dijajah.

Dalam menyikapi masalah ini, penting untuk memperhatikan aspek agama dan kemanusiaan. Rasulullah mengajarkan kita untuk berbuat baik kepada sesama dan memilih yang halal dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam memilih makanan yang kita konsumsi.

Maka, saat berbuka puasa, selain menikmati kelezatan kurma, mari juga memperhatikan asal-usulnya serta dampak ekonomis dari pembeliannya.

Dengan demikian, kita dapat berkontribusi dalam menjaga keberlangsungan kehidupan saudara-saudara kita di Palestina, sambil tetap menjaga kehalalan konsumsi kita sebagai umat Muslim.

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga15 menit lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang1 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang1 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang2 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional3 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional4 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle4 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta5 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat5 jam lalu