Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mayat Pria di Pasawahan Purwakarta Belum Teridentifikasi, Polisi Dalami Penyebab Kematian Korban

A
Adam SumartoEditor: Yusup Suparman
|15:40 WIB
Bagikan:
Mayat Pria di Pasawahan Purwakarta Belum Teridentifikasi, Polisi Dalami Penyebab Kematian Korban
Warga melihat mayat pria di Pasawahan Purwakarta di pinggir jalan Kampung Pandai, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan.

PURWAKARTA -  Kasus mayat pria di Pasawahan Purwakarta yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pinggir jalan Kampung Pandai, Desa Sawah Kulon, Kecamatan Pasawahan, Sabtu (27/6/2026), masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Hingga kini, identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya belum berhasil diungkap.

Petugas Satreskrim Polres Purwakarta bersama Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga pada Sabtu pagi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan sejumlah luka lecet pada tangan, kaki, dan beberapa bagian tubuh korban. Selain itu, terdapat luka robek memanjang di bagian belakang kepala yang kini masih didalami untuk mengetahui kaitannya dengan penyebab kematian korban.

MP Pol PP Kecamatan Pasawahan, Hendra Armadhan Hariyanto, mengatakan dirinya langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari Ketua Karang Taruna Desa Sawah Kulon.

"Begitu sampai di lokasi ternyata benar ada mayat laki-laki. Kondisinya kepala mengarah ke bawah, sedangkan kakinya tersangkut di jembatan rumah warga. Saya kemudian langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Pasawahan," kata Hendra.

Menurut Hendra, dari pengamatan awal terlihat ada luka pada bagian kaki korban. Namun ia sengaja tidak mendekati jasad agar kondisi lokasi tetap steril sebelum petugas kepolisian melakukan olah TKP.

Sementara itu, warga setempat, Diana, mengaku tidak mengenali korban yang ditemukan meninggal dunia tersebut.

"Warga juga tidak ada yang tahu siapa orangnya. Tadi pagi sekitar jam tujuh kurang baru diketahui ada mayat," ujarnya.

Mayat Pria di Pasawahan Purwakarta Dievakuasi ke RSUD Bayu Asih

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut. Hasil visum diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap penyebab pasti kematian korban.

Selain menunggu hasil pemeriksaan medis, polisi juga masih berupaya mengungkap identitas korban. Hingga Sabtu siang, belum ditemukan identitas maupun dokumen yang dapat mengarah kepada siapa korban sebenarnya.

Penyidik Satreskrim Polres Purwakarta bersama Polsek Pasawahan juga terus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi penemuan mayat pria di Pasawahan Purwakarta.

Keterangan para saksi akan dipadukan dengan hasil olah TKP dan pemeriksaan forensik untuk mengungkap kronologi kejadian.

Hingga kini, polisi masih terus menyelidiki kasus mayat pria di Pasawahan Purwakarta tersebut dan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mempercepat proses identifikasi korban.(add/ysp)

Berita Terbaru

12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

12 Tips Meningkatkan Skill untuk Bekerja di Kawasan Industri Subang

Lifestyle1 jam lalu
Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Anggota DPRD Jabar Andhika Jadi Pembina Apel Pembukaan Trip Observasi SMA Labschool Jakarta di Banceuy, Soroti Pentingnya Pendidikan Karakter

Headline1 jam lalu
Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Otorita IKN Gelar Festival Cabai Nusantara, Dorong Pangan Lokal dan Akses Pasar Petani

Nasional1 jam lalu
Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Otorita Ibu Kota Nusantara Gunakan Pendekatan Humanis, Fasilitasi Warga Tinggalkan Tahura Bukit Soeharto

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Pojokan 324: Ah, Surya!

Pojokan 324: Ah, Surya!

Opini2 jam lalu
IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

IFG dan Jamkrindo Berkolaborasi Hidupkan Budaya dan Dorong UMKM Naik Kelas

Jawa Barat3 jam lalu
Cara DPRD Subang Mengawasi Hasil Pembangunan Infrastruktur, Tak Hanya Lewat Rapat

Cara DPRD Subang Mengawasi Hasil Pembangunan Infrastruktur, Tak Hanya Lewat Rapat

Subang4 jam lalu
Bukan Cuma Lapangan Kerja, Ini Dampak Industri terhadap Ekonomi Wisata Subang

Bukan Cuma Lapangan Kerja, Ini Dampak Industri terhadap Ekonomi Wisata Subang

Lifestyle5 jam lalu
Infak Subang Berseri di RSUD Ciereng Terus Mengalir, Kali Ini Terkumpul Rp2,44 Juta

Infak Subang Berseri di RSUD Ciereng Terus Mengalir, Kali Ini Terkumpul Rp2,44 Juta

Headline5 jam lalu
Peluang UMKM di Kawasan Industri Subang Makin Terbuka, Ini Daftar Usahanya

Peluang UMKM di Kawasan Industri Subang Makin Terbuka, Ini Daftar Usahanya

Subang5 jam lalu