Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Menkominfo Menyebutkan Starlink Tak Efektif di Wilayah Perkotaan Indonesia

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|14:27 WIB
Bagikan:
Menkominfo Menyebutkan Starlink Tak Efektif di Wilayah Perkotaan Indonesia
Menkominfo sebut bahwa Starllink tidak efektif untuk wilayah perkotaan Indonesia. (screenshot @starlink.com)

PasundanEkspres - Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, mengomentari penggunaan layanan internet Starlink yang telah diterapkan di perkotaan Indonesia. Menurutnya, Starlink tidak akan efektif jika diterapkan di daerah perkotaan, namun lebih cocok untuk wilayah terpencil di Indonesia.

"Saya rasa Starlink akan lebih efektif di wilayah terluar, bukan di perkotaan," ujar Budi usai meresmikan Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi (BBPPT)/Indonesia Digital Test House (IDTH) di Tapos, Depok, Jawa Barat, pada Selasa (7/5/2024).

Pendapat Budi ini juga menanggapi popularitas yang meningkat di media sosial terkait penggunaan Starlink. Namun, lokasi tersebut bukanlah daerah yang terisolasi dengan minimnya infrastruktur telekomunikasi.

Menurut Budi, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) tidak memiliki masalah dengan penggunaan Starlink di wilayah yang tidak termasuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Berdasarkan informasi dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Starlink akan mulai beroperasi secara resmi pertengahan Mei 2024.

"Tidak masalah untuk mencoba. Ini adalah soft launching, coba-coba terlebih dahulu. Jadi, mencoba terlebih dahulu adalah hal yang wajar," kata Budi.

Budi kembali menegaskan bahwa Starlink akan menguji layanannya di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Tantangan utamanya adalah ketersediaan infrastruktur telekomunikasi di IKN, mengingat bahwa wilayah ini dulunya adalah hutan yang belum dihuni.

"Starlink akan melakukan uji coba di IKN. Kita tunggu saja. Uji coba tersebut akan dilakukan dalam waktu satu atau dua minggu, tidak lebih dari dua minggu," tegasnya.

Berita Terbaru

Kongres XX Dokter Hewan Indonesia Digelar di Nusantara, Bahas Kedaulatan Pangan dan Perlindungan Satwa

Kongres XX Dokter Hewan Indonesia Digelar di Nusantara, Bahas Kedaulatan Pangan dan Perlindungan Satwa

Nasional8 menit lalu
Korupsi Dana BNPB, KPK Telusuri Dugaan Penyimpangan Sejak 2022

Korupsi Dana BNPB, KPK Telusuri Dugaan Penyimpangan Sejak 2022

Nasional14 menit lalu
Susu Masuk Menu MBG Lagi, BGN Sekaligus Siapkan Aturan Baru Pengadaan Pangan

Susu Masuk Menu MBG Lagi, BGN Sekaligus Siapkan Aturan Baru Pengadaan Pangan

Nasional23 menit lalu
200 Hektare Tambak di Subang Mengering, Kerugian Petambak Ditaksir Rp1 Miliar

200 Hektare Tambak di Subang Mengering, Kerugian Petambak Ditaksir Rp1 Miliar

Subang29 menit lalu
ADVERTISEMENT
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Terjaring OTT, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar

Nasional35 menit lalu
KPK Buka Peluang Jemput Paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Mangkir Dua Kali

KPK Buka Peluang Jemput Paksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Mangkir Dua Kali

Nasional49 menit lalu
BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah

BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah

Headline1 jam lalu
Presiden Prabowo Setujui Bantuan Asing Untuk Atasi Karhutla di Indonesia

Presiden Prabowo Setujui Bantuan Asing Untuk Atasi Karhutla di Indonesia

Nasional1 jam lalu
Asap Masih Mengepung, Bantuan Asing untuk Tangani Karhutla Disetujui Prabowo

Asap Masih Mengepung, Bantuan Asing untuk Tangani Karhutla Disetujui Prabowo

Nasional1 jam lalu
Kualitas Udara di 9 Wilayah Indonesia Memburuk akibat Karhutla, Kalteng Masuk Kategori Berbahaya

Kualitas Udara di 9 Wilayah Indonesia Memburuk akibat Karhutla, Kalteng Masuk Kategori Berbahaya

Nasional1 jam lalu