Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Nurdin Petani Muda Asal Subang Tinggalkan Hingar Bingar Kota, Memilih Asyik Bersahabat dengan Buah Timun

H
HubaEditor: Huba
|08:50 WIB
Bagikan:
Nurdin Petani Muda Asal Subang Tinggalkan Hingar Bingar Kota, Memilih Asyik Bersahabat dengan Buah Timun
BERTANI: Nurdin saat merawat timun di Kampung Tenjolaya, Desa Sukamelang, Kecamatan Kasomalang, Subang pada Minggu (27/7/2025). Ijang Samsu Rijal/Pasundan Ekspres

Nurdin mundur dari hingar bingar kota dan memilih menyepi di antara rimbunan pohon timun. Menjadi petani adalah pilihan hidupnya.

Nurdin terbiasa dengan suasana pagi yang syahdu, cuaca lembab dan hanya suara angin. Tempat itu terlihat menenangkan lantaran lokasinya yang menjorok dari jalan utama, sekitar 7 km dari jalan raya Kasomalang.

Sebuah kebun berdiam di sana, tempat tumbuhnya sederet pohon timun yang mulai merambat naik dengan batang tanaman membesar. Satu dua pohon mulai tumbuh, sebagian lagi sudah dipanen beberapa waktu lalu.

Nurdin tampak berkomunikasi dengan tanamannya. Memotong daun yang sudah menguning dan memanjang, hingga memastikan asupan gizi dan nutrisi bagi tanaman.

"Perawatan timun ini cukup mudah dibanding dengan tanaman sayur yang lain, dalam satu periode tanam ini bisa 12 kali panen itupun bisa lebih kalo perawatannya lebih bagus" kata nurdin di kebunnya, Kampung Tenjolaya, Desa Sukamelang, Kabupaten Subang, Minggu (27/7/2025).

Sebelumnya, Nurdin merupakan karyawan kontrak pada sebuah pabrik di kawasan Tangerang. Tiap hari dia bertarung dengan hiruk pikuk kota Tangerang selama lebih dari 5 tahun. Hingga akhirnya dia memilih hengkang dan banting stir menjadi petani.

Ia masih membutuhkan waktu 2 hingga 3 bulan untuk menenangkan diri, berdamai dengan masa lalu sebelum mantap dengan pilihan barunya.  

"Saya dari keluarga petani dengan potensi yang ada di desa. Pertanian adalah bisnis masa depan. Ada 3 bisnis masa depan yakni energi, teknologi dan pangan," ucap Nurdin memberi alasan atas pilihannya.

Ia merogoh kocek sekitar Rp 5 juta untuk modal awal. Dia gunakan untuk pengolahan lahan, membeli pupuk,obat-obatan,bibit dan alat pendukung lain.

"Tantangan terbesar adalah harga pasar yang tidak menentu, harga pupuk dan obat-obatan yang terus naik. Saya berharap harga sayur di pasar tetap stabil," tambah Nurdin.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ada sekitar 28,19 juta petani di Indonesia pada 2023 dengan rentang usia terbanyak usia 40 hingga 45 tahun. Jumlah tersebut mengalami kemerosotan sekitar 7,42 persen dari 2013 yang jumlahnya masih pada kisaran 31,70 juta petani.

Bagi sebagian orang, menjadi petani dipandang sebelah mata. Namun bagi Nurdin, menekuni bisnis pertanian merupakan aktivitas menyenangkan dan menantang. Hanya manusia pilihan yang mempunyai nyali, keberanian, kesabaran dan tak mudah patah arang yang sanggup melakoni. Merekalah manusia-manusia hebat sesungguhnya

"Ke depan harapannya semakin banyak anak muda yang mau terjun ke dunia pertanian karena pertanian ini sangat menjanjikan, ketika manusia masih butuh makan pertanian ini akan terus dibutuhkan," pungkas nurdin.(ijl/ysp)

Berita Terbaru

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Acara HUT TNI 2026 Dipindah ke Cilangkap, Ini Jadwalnya

Nasional8 jam lalu
POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

POLSUB dan Pengda FORBASI Jabar Resmi Gelar Kejurda 2026

Subang8 jam lalu
Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Motor Warga Hilang, Keamanan Parkir di Pasar Malam Lapangan Bintang Subang jadi Sorotan

Subang8 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong Dalam Patroli KRYD

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Prediksi Cuaca Kabupaten Subang 5 Oktober 2026: Berawan, Suhu hingga 35 Derajat Celsius

Subang9 jam lalu
Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Proyek PSEL di Bandung Barat Mulai Dibangun, Apa Dampaknya bagi Lingkungan?

Bandung Barat13 jam lalu
Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Segini Gaji Karyawan Pabrik Mobil Listrik di Subang, Operator Bisa Bawa Pulang Rp5 Jutaan

Jawa Barat16 jam lalu
Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Mitra Samira Travel Resmi Hadir di Subang, Permudah Warga Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Headline17 jam lalu
Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Jadi Finalis FIFA ASEAN Cup 2026, Segini Posisi Timnas Indonesia di Ranking FIFA

Olahraga17 jam lalu
Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Polres Subang Sasar Miras hingga Knalpot Brong, 64 Botol dan 9 Motor Diamankan

Headline17 jam lalu