Pangdam III/Siliwangi Puji PT. Eco Paper Indonesia Peduli Lingkungan

PASUNDANEKSPRES.ID - PT Eco Paper Indonesia menerima kunjungan kerja Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih S.E, dalam rangka memperkuat sinergitas lintas sektor untuk keamanan dan kelestarian lingkungan pada Rabu (8/10/2025).
Kunjungan Pangdam III/Siliwangi ini menjadi bagian dari upaya mendukung program Citarum Harum, yang bertujuan memastikan seluruh industri di sekitar Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum menjalankan pengelolaan limbah sesuai baku mutu.
PT Eco Paper Indonesia sendiri merupakan salah satu perusahaan yang berkomitmen tinggi terhadap prinsip keberlanjutan. Didirikan pada tahun 2014, perusahaan ini fokus memproduksi kertas coklat melalui proses daur ulang limbah industri, sehingga ikut berperan dalam pengelolaan limbah ramah lingkungan dan pengurangan emisi karbon.
Seiring berjalannya waktu, kapasitas produksi perusahaan terus meningkat. Pada tahun 2023, Eco Paper meningkatkan kapasitas produksi dari 6.000 ton menjadi 21.000 ton per bulan melalui pemasangan mesin baru, Paper Machine 2.
Langkah ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu produsen kertas ramah lingkungan terbesar di Indonesia.
Selanjutnya, pada tahun 2024, Eco Paper secara bertahap mulai memanfaatkan energi hijau dengan solar panel sebagai penunjang proses produksi dengan kapasitas 3,03 MWp dan ini mampu menghasilkan daya listrik sebesar 96.720 MWh selama 25 tahun dan berkontribusi dalam pengurangan emisi carbon sebesar 75.906 ton CO2. Dan itu setara dengan sekitar 3 juta pohon.
Kemudian, di Desember 2025 perusahaan akan mengoperasikan solar panel berkapasitas 1,8 MWp sebagai bagian dari komitmen dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
Dari sisi ketenagakerjaan, perusahaan juga memberikan kontribusi besar bagi masyarakat lokal. Sekitar 93 persen tenaga kerja berasal dari wilayah Jawa Barat, dengan 75 persen di antaranya merupakan warga Kabupaten Subang. Hal ini menunjukkan komitmen Eco Paper dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Dalam aspek operasional, Eco Paper terus melangkah menuju efisiensi energi dengan mengganti alat-alat produksi berbasis bahan bakar fosil.
Eco Paper kini telah mulai beralih dari penggunaan forklift bertenaga diesel menjadi forklift listrik, dengan tiga unit forklift listrik yang sudah beroperasi aktif di area pabrik.
Langkah ini merupakan bagian dari implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang diterapkan perusahaan. Dengan penggunaan energi bersih serta peningkatan efisiensi produksi, Eco Paper berupaya mewujudkan lingkungan kerja yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Komisaris PT Eco Paper Indonesia, Herwanto Sutanto, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Pangdam III/Siliwangi dan dukungan pemerintah terhadap upaya perusahaan dalam menjaga lingkungan.
“Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam menciptakan industri yang ramah lingkungan, efisien energi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Setelah pemaparan materi, jajaran PT Eco Paper Indonesia bersama Pangdam III/Siliwangi melihat langsung proses pengolahan limbah menjadi kertas.
Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E., menyampaikan bahwa sinergi antara TNI, dunia industri, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi langkah PT Eco Paper yang telah menunjukkan komitmen nyata terhadap pelestarian lingkungan. Upaya seperti ini sejalan dengan semangat program Citarum Harum yang terus kami dorong bersama berbagai pihak,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberadaan industri ramah lingkungan di wilayah Jawa Barat menjadi contoh positif bagi pelaku usaha lain agar turut menerapkan sistem produksi berkelanjutan.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan kolaborasi antara PT Eco Paper Indonesia, TNI, dan pemerintah daerah semakin erat dalam mewujudkan industri hijau yang tangguh, berdaya saing, dan berkontribusi nyata bagi terciptanya lingkungan yang bersih serta berkelanjutan di Jawa Barat khususnya di Kabupaten Subang.(znl/ysp)
