Pedagang Gotong Royong Pasang Lampu di Alun-alun Jalancagak Subang

SUBANG-Wajah Alun-alun Jalancagak kini tampak berbeda. Kawasan yang sebelumnya gelap, kini kembali terang benderang berkat inisiatif warga dan pedagang yang berjualan di sekitar alun-alun.
Sejumlah lampu baru dipasang setelah para pedagang secara sukarela menggalang dana. Iuran tersebut digunakan untuk membeli dan memasang lampu agar alun-alun kembali hidup, terutama pada malam hari.
Beno, salah satu koordinator pedagang di Alun-alun Jalancagak, mengungkapkan langkah ini lahir dari kesadaran bersama. Menurutnya, para pedagang merasa perlu menjaga kenyamanan pengunjung karena kondisi alun-alun yang gelap bisa membuat orang enggan datang.
“Sebelumnya memang ada beberapa lampu yang padam dibiarkan begitu saja. Kalau malam suasananya gelap dan kurang nyaman. Kami akhirnya sepakat iuran untuk membeli lampu baru, supaya alun-alun bisa kembali terang,” jelas Beno, Rabu (10/9/2025).
Beno menambahkan, pedagang sadar keberlangsungan usaha mereka sangat bergantung pada kondisi lingkungan.
Jika alun-alun terang dan nyaman, otomatis pengunjung akan lebih banyak datang. Hal ini tentu berdampak positif bagi perputaran ekonomi kecil di kawasan tersebut.
“Alun-alun ini kan tempat masyarakat berkumpul. Kalau suasananya terang dan aman, banyak yang datang. Kami para pedagang juga ikut terbantu, dagangan jadi lebih laku,” tambahnya.
Kondisi ini disambut gembira oleh masyarakat. Rini, salah satu pengunjung, mengaku merasa lebih aman dan betah berlama-lama di alun-alun setelah adanya perbaikan pencahayaan.
“Sekarang enak, lebih terang. Anak-anak juga bisa main dengan nyaman. Terima kasih untuk para pedagang yang sudah peduli,” katanya.
Upaya gotong royong pedagang ini menjadi contoh nyata kepedulian sosial di tengah keterbatasan fasilitas umum. Meski bukan tanggung jawab langsung pedagang, mereka rela patungan demi menjaga kenyamanan bersama.
Namun, beberapa warga juga berharap agar pemerintah daerah memberikan perhatian lebih. Pasalnya, alun-alun merupakan ruang publik yang seharusnya dikelola dan dirawat secara optimal oleh pihak berwenang.
“Salut untuk para pedagang yang peduli, tapi sebenarnya ini tugas pemerintah. Kami berharap ada perhatian supaya lampu-lampu ini terus terawat dan tidak kembali padam,” ujar Dedi, warga Jalancagak.
Kini, dengan alun-alun yang terang benderang, suasana malam di Jalancagak terasa lebih hidup. Pedagang dan masyarakat berharap langkah kecil ini menjadi awal dari perhatian yang lebih besar terhadap ruang publik.(hdi/ysp)
