Pemkab Subang Apresiasi Inovasi Pembayaran ZIS BAZNAS Melalui Digi bank bjb

SUBANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang mengapresiasi inovasi digital yang dihadirkan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang bersama bank bjb melalui layanan pembayaran zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di aplikasi Digi bank bjb. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi langkah maju dalam menghadirkan layanan zakat yang lebih mudah, cepat, transparan, dan menjangkau masyarakat lebih luas.
Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Subang, H. Dadang Kurnianudin, mewakili Bupati Subang saat menghadiri peluncuran layanan pembayaran ZIS BAZNAS Subang melalui Digi bank bjb di Aula bank bjb Subang, Selasa (30/6).
"Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BAZNAS Kabupaten Subang dan bank bjb Cabang Subang atas kolaborasi serta inovasi yang terus dilakukan. Ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga zakat, dunia perbankan, dan masyarakat mampu melahirkan solusi yang memberikan manfaat lebih luas," ujar Dadang.
Menurutnya, digitalisasi layanan zakat sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Subang dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis teknologi. Kehadiran layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemudahan masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana ZIS.
Inovasi Pembayaran ZIS BAZNAS Melalui Digi bank bjb sebagai Kekuatan Sosial Bantu Sesama
"Kita semua menyadari bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki nilai yang sangat besar, bukan hanya sebagai kewajiban agama, tetapi juga sebagai kekuatan sosial untuk membantu sesama dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan layanan digital ini, saya berharap penghimpunan zakat semakin mudah dan menjangkau lebih banyak masyarakat," katanya.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, mengatakan digitalisasi pembayaran zakat merupakan bagian dari strategi lembaganya dalam meningkatkan pelayanan sekaligus mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Subang.
"Ini merupakan sebuah tahapan ikhtiar kami. Dengan layanan digital hasil kolaborasi BAZNAS dan bank bjb ini, masyarakat bisa membayar zakat secara lebih mudah, cepat, aman, dan transparan. Mudah-mudahan target penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar pada 2026 dapat tercapai," ujar Sukandar.
Menurutnya, selama ini penghimpunan zakat masih didominasi zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN). Padahal, Kabupaten Subang memiliki potensi zakat yang jauh lebih besar dari sektor pertanian, perdagangan, UMKM, pendidikan, hingga dunia usaha. Karena itu, kemudahan layanan digital diharapkan mampu memperluas partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat.
Di sisi lain, Pimpinan Cabang bank bjb Subang, Topan Nurahman, menegaskan komitmen bank bjb untuk terus menghadirkan layanan perbankan yang memberikan kemudahan bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung program sosial dan keagamaan.
"Di mana pun dan kapan pun, bank bjb akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui layanan digital ini kami berharap masyarakat semakin mudah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah," katanya.
Topan menambahkan, fitur pembayaran ZIS melalui Digi bank bjb merupakan bagian dari transformasi digital layanan perbankan. Selain mempermudah transaksi, sistem digital juga mendukung proses pencatatan dan pelaporan yang lebih akuntabel sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana zakat.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemkab Subang berharap budaya berzakat semakin tumbuh di tengah masyarakat. Dengan dukungan teknologi digital, potensi zakat di Kabupaten Subang diharapkan dapat tergali lebih optimal sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat yang membutuhkan.(hdi/ysp)
