Pengawasan Rutin PT Bandung di PN Subang, Pastikan Pelayanan Peradilan Tetap Prima

PASUNDANEKSPRES.ID - Pengadilan Negeri (PN) Subang Kelas IA menerima kunjungan tim Hakim Tinggi Pengawas Daerah dari Pengadilan Tinggi Bandung dalam rangka kegiatan pengawasan dan pembinaan rutin yang digelar di Ruang Sidang PN Subang, Selasa (2/6/2026).
Tim pengawas dipimpin oleh Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bandung, Prof. Dr. Syahlan, S.H., M.H., didampingi para Hakim Tinggi Mula Pangaribuan, S.H, M.H, dan Dr. Jonlar Purba, S.H, M.H.
Kehadiran mereka disambut Ketua PN Subang Kelas IA Tira Tirtona, S.H., M.Hum., bersama Wakil Ketua, para hakim, panitera, sekretaris, panitera muda, serta para kepala subbagian di lingkungan PN Subang.
Humas PN Subang Kelas IA, Ariandy menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pengawasan daerah yang dilaksanakan oleh Pengadilan Tinggi Bandung terhadap satuan kerja di wilayah hukumnya.
“Kegiatan ini merupakan pengawasan daerah yang rutin dilaksanakan dalam wilayah Pengadilan Tinggi Bandung. Selain melakukan pengawasan, tim juga memberikan pembinaan terkait penguatan integritas serta berbagai persoalan teknis dalam penerapan KUHP dan KUHAP,” terangnya.
Dia menyebut, pengawasan dilakukan secara berkala setiap enam bulan sekali sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pelayanan dan kinerja lembaga peradilan.
Dalam kegiatan tersebut, kata Ariandy, tim pengawas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek penyelenggaraan peradilan.
Penilaian meliputi kondisi sarana dan prasarana, bidang umum dan keuangan, kepegawaian dan organisasi tata laksana, teknologi informasi dan pelaporan, hingga administrasi penanganan perkara.
“Selain pemeriksaan dokumen dan berkas perkara, tim juga melakukan wawancara langsung dengan pegawai maupun petugas yang berkaitan dengan objek pengawasan guna memastikan seluruh prosedur dan standar operasional berjalan sesuai ketentuan,” kata Ariandy.
Evaluasi Program Kerja PN Subang
Ariandy menjelaskan, pengawasan rutin ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program kerja yang telah dijalankan PN Subang, termasuk implementasi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP), Management Information System (MIS), Executive Information System (EIS), serta pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan birokrasi bersih melayani.
“Melalui kegiatan ini dapat diketahui program dan rencana kerja yang telah dilaksanakan, mengevaluasi capaian kinerja, sekaligus mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi agar dapat dicarikan solusi bersama,” jelasnya.
Menurutnya, pembinaan dan pengawasan berkala tersebut menjadi instrumen penting untuk menjaga profesionalisme aparatur peradilan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memastikan proses penegakan hukum berjalan secara akuntabel, transparan, dan berintegritas di lingkungan PN Subang.
Ariandy berharap, kegiatan pengawasan dan pembinaan yang dilakukan Pengadilan Tinggi Bandung dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan peradilan, memperkuat integritas aparatur, serta mendorong terwujudnya tata kelola lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Melalui pengawasan dan pembinaan ini, kami berharap seluruh jajaran PN Subang dapat terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan hukum yang terbaik bagi masyarakat pencari keadilan,” tutup Ariandy. (cdp/ysp)
