Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Ibu Hamil oleh Dokter Kandungan saat USG di Garut

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|17:31 WIB
Bagikan:
Polisi Selidiki Dugaan Pelecehan Ibu Hamil oleh Dokter Kandungan saat USG di Garut
Tindakan cabul diduga dilakukan oleh seorang dokter kandungan di Garut, Jawa Barat. --Tangkapan Layar

GARUT – Kepolisian Resor Kota Garut bergerak cepat menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual terhadap seorang ibu hamil yang diduga dilakukan oleh dokter kandungan saat proses USG di sebuah klinik di Garut, Jawa Barat.

Kasus ini menjadi sorotan setelah video dugaan pelecehan tersebut viral di media sosial.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Garut, AKP Joko Prihatin, menyatakan bahwa pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan pada Senin malam, 14 April 2025.

“Benar, kejadian tersebut di Garut. Kami mendapat informasi sekitar pukul setengah sebelas malam. Setelah itu, tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Kami bentuk tim khusus gabungan dari Polda dan Polres,” ujar AKP Joko saat dikonfirmasi, Selasa (15/4/2025).

Menurutnya, saat ini tim tengah menelusuri keberadaan korban maupun terduga pelaku yang terekam dalam video tersebut.

“Korban dan pelaku masih kami cari. Proses penyelidikan masih berlangsung dan mendalam,” tambahnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, dugaan pelecehan dilakukan oleh seorang dokter kandungan berinisial dr. MSF, SpOG yang bertugas di Klinik Karya Harsa.

Kejadian tersebut disebut terjadi pada 24 Juli 2024, saat korban melakukan pemeriksaan USG kedua di klinik tersebut.

Dalam unggahan akun media sosial bernama Silv*** yang dikutip pada 15 April 2025, korban mengaku mengalami tindakan tidak senonoh dari dokter saat proses pemeriksaan berlangsung.

Menanggapi viralnya kasus ini, Kementerian Kesehatan RI menyatakan telah mengambil langkah tegas.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI).

“Kami sudah minta KKI untuk menonaktifkan sementara Surat Tanda Registrasi (STR) dokter yang bersangkutan hingga proses investigasi selesai,” ujarnya. (Disway/idr)

Berita Terbaru

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Data Center AI Jatiluhur: Seberapa Besar Dampaknya untuk Warga dan Ekonomi Jawa Barat?

Purwakarta12 menit lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini,Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah

Subang13 menit lalu
Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal, Penerima, dan Nominal Bantuannya di Sini!

Nasional23 menit lalu
Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Manoe Coffee, Pilihan Tempat Meeting Nyaman di Tengah Kota Subang

Lifestyle23 menit lalu
ADVERTISEMENT
Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Fakta Terbaru Kasus Dugaan Perundungan Siswa SD Pemalang: Pemkab Evaluasi Kepala Sekolah

Nasional26 menit lalu
Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Rona Mairansyah Jadi Sekda, Posisi Kepala Bapenda Definitif Kosong

Headline30 menit lalu
DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

DPRD Karawang Dorong BPD Sinergis dengan Kades

Karawang31 menit lalu
Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Putusan MK soal Ijazah Gibran Jadi Sorotan, Ahli Minta KPU Diperiksa

Nasional35 menit lalu
Minkop Space Subang, Ruang Nongkrong Instagramable dengan Kopi, Kuliner, dan Live Music

Minkop Space Subang, Ruang Nongkrong Instagramable dengan Kopi, Kuliner, dan Live Music

Subang39 menit lalu
Kekeringan, Warga Cipeuteuy Purwakarta Andalkan Sumber Mata Air

Kekeringan, Warga Cipeuteuy Purwakarta Andalkan Sumber Mata Air

Purwakarta46 menit lalu