Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Presiden Perintahkan Percepat Penanganan Pergerakan Tanah di Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta

H
HubaEditor: Huba
|08:35 WIB
Bagikan:
Presiden Perintahkan Percepat Penanganan Pergerakan Tanah di Desa Pasirmunjul Sukatani Purwakarta
RUSAK: Kondisi bangunan rumah yang rusak terdampak pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

PURWAKARTA-Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, bersama Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau langsung lokasi bencana pergerakan tanah di Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Kamis (19/6/2025).

Turut serta dalam peninjauan tersebut Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti serta Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Rombongan diterima di Balai Desa Pasirmunjul, kemudian melanjutkan perjalanan menuju titik pergerakan tanah menggunakan sepeda motor. 

Setelah meninjau lokasi, mereka juga mengunjungi pos pengungsian untuk menyerahkan bantuan logistik seperti sembako dan kebutuhan dasar lainnya bagi warga yang terdampak.

“Kami menjalankan perintah Presiden untuk mempercepat penanganan bencana ini. Tadi sudah kami lihat langsung kondisi pengungsi, baik yang berada di GOR desa maupun yang memilih tinggal mandiri bersama keluarga. Semuanya tetap harus dilayani,” kata Pratikno kepada wartawan di lokasi, Kamis (19/6/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan rekomendasi Badan Geologi, wilayah terdampak sudah tidak layak huni, sehingga relokasi menjadi satu-satunya solusi. 

Pemerintah, lanjut dia, akan segera menentukan lokasi aman secara geologis untuk relokasi, baik terpusat maupun mandiri.

Senada, Suharyanto menyatakan bahwa kebutuhan dasar para pengungsi telah terpenuhi. Proses relokasi pun akan dilakukan secepat mungkin.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Masyarakat diberikan dua pilihan relokasi, yaitu terpusat dan mandiri. Untuk relokasi mandiri, warga bisa menunjukkan lahan yang dimiliki, dan akan diverifikasi oleh Badan Geologi. Jika dinyatakan aman, proses relokasi langsung dipercepat,” ucap Suharyanto.

Terjadi Perluasan Pergerakan Tanah 

Sementara itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan telah terjadi perluasan area pergerakan tanah yang signifikan di Kampung Cigintung dan Sukamulya, Desa Pasirmunjul, Kecamatan Sukatani, Kabupateb Purwakarta.

Kepala PVMBG Priatin Hadi Wijaya menyebutkan, dalam empat hari terakhir, area terdampak meluas hampir lima kali lipat, dari semula dua hektare menjadi sekitar 10 hektare.

Ia mengungkapkan bahwa pergerakan tanah yang melanda dua kampung tersebut masih terus berlangsung, meskipun intensitasnya mulai menurun dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Pergerakan tanah masih terjadi, walaupun tidak semasif sebelumnya. Namun kondisi ini tetap berbahaya dan harus diwaspadai,” kata Priatin.

Ia mengatakan, Tim PVMBG yang melakukan penelitian di lokasi mendapati bahwa kondisi geologi di wilayah terdampak menjadi pemicu utama pergerakan tanah.

Ia menyebutkan, lapisan atas terdiri dari material vulkanik tua yang labil, sementara lapisan bawah merupakan batuan kedap air dan licin. Kombinasi ini sangat rentan terhadap longsor, terutama saat hujan turun.

Karena potensi bahaya yang tinggi, PVMBG merekomendasikan agar lokasi terdampak tidak lagi dihuni oleh warga.

“Struktur tanahnya tidak stabil. Kami sangat menyarankan agar warga tidak kembali menempati wilayah itu,” ucap Priatin.

Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun PVMBG terus memantau kondisi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk langkah mitigasi lebih lanjut, termasuk relokasi warga terdampak.(add/ysp)

Berita Terbaru

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang17 menit lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional29 menit lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional1 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Kasus Korupsi Dana BNPB 2026: KPK Periksa Pejabat dan Telusuri Aliran Uang Pengadaan Bencana

Nasional1 jam lalu
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Pramono Anung Pastikan Tak Ada Fasilitas Publik Rusak Usai Demo Mahasiswa di Jakarta

Nasional1 jam lalu
Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Sederet Publik Figur Ikut Aksi di Bundaran HI, Ada Reza Rahadian hingga Wanda Hamidah

Nasional2 jam lalu
Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Viral Tehbotol Isi Sabun di Tengah Aksi Demo 28 Oktober, Ini Klarifikasi PT Sinar Sosro

Nasional2 jam lalu
Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Timnas Indonesia U15 Lolos ke Perempat Final Piala Dunia U15 Usai Kalahkan Panama 5-3

Olahraga3 jam lalu
Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Pemda Purwakarta Diminta Tindaklanjuti Tiga Fokus Utama dalam Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Purwakarta3 jam lalu