Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Protes Isu Akusisi Persikas di Acara Dedi Mulyadi, Suporter Diamankan Aparat

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|19:33 WIB
Bagikan:
Protes Isu Akusisi Persikas di Acara Dedi Mulyadi, Suporter Diamankan Aparat
Suporter persikas diamankan polisi saat protes di acara Nganjang ka Warga

SUBANG-Usai melakukan aksi protes isu akuisisi Persikas di acara Dedi Mulyadi pada Rabu malam (28/5/2025), sejumlah suporter itu diperiksa oleh polisi.

"Hingga menjelang sore ini, sebanyak 21 suporter Persikas yang semalam beraksi di acara Gubernur masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Ciasem," kata Kapolsek Ciasem, AKP Endang Kurnia. 

Namum, meskipun aksi tersebut dinilai dilakukan di momen yang tidak tepat,  penangkapan dan pemeriksaan para suporter oleh pihak kepolisian hingga selama itu menimbulkan tanda tanya, karena dianggap bukanlah suatu bentuk kriminalitas. 

Salah satu suporter Persikas yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, saat ini dirinya tengah menemani rekannya yang dibawa ke Mapolsek Ciasem. 

Ia pun, menceritakan kronologi bagaimana awal tercetusnya aksi tersebut. Dia mengatakan, banner bertuliskan "Selamatkan Persikas" tersebut dibawa ke depan sebab tidak diperhatikan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang ada pada acara tersebut. 

"Jadi semalam anak-anak pasang banner itu sudah lama (sepanjang acara), cuman gak dinotice KDM-nya. Pas mau closing, anak-anak yang pegang banner pada maju biar dinotice," ucapnya. 

Beraninya suporter sampai ke arah depan pun itu salah satunya karena ajakan dari warga sekitar, sampai akhirnya dimarahi oleh Gubernur yang baisa disapa KDM itu. 

"Warga di situnya juga bilang 'kahareup weh kahareup' (kedepan aja kedepan) terus kejadian KDM marah," ucapnya. 

Sontak kemarahan KDM tersebut memicu TNI dan Polri untuk segera mengamankan suporter yang melakukan aksi tersebut. 

"Anak-anak langsung dikelilingi TNI dan Polri dan langsung dibawa ke Polsek sampai jam 3 pagi, baru bisa pulang," ucapnya. 

Akan tetapi, penangkapan itu tidak berhenti di sana. Menurut kesaksiannya, para suporter tersebut kembali dijemput oleh pria berbaju bertuliskan FKPM dan dibawa kembali ke Polsek. 

"Kirain sudah beres, eh tadi jam 11 pada dijemput dari rumah masing-masing," ucapnya. 

Dirinya mengungkapkan, aksi tersebut dilakukan murni atas kecintaan mereka terhadap Persikas yang eksistensinya kini menjadi pertanyaan. 

"Anak-anak melakukan itu murni atas dasar cinta Persikas meski dibilang  caranya salah sekalipun," ucapnya. 

Persikas sendiri saat ini sedang diterpa isu pengakuisisian oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan yang disinyalir akan membentuk klub sepak bola baru bernama Sumsel United.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle10 menit lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional34 menit lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle45 menit lalu
Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline1 jam lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle2 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle3 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional3 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional3 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle3 jam lalu