Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Puskesmas Sukarahayu Tekan Menekan Penyebaran DBD di Kelurahan Dangdeur

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|14:02 WIB
Bagikan:
Puskesmas Sukarahayu Tekan Menekan Penyebaran DBD di Kelurahan Dangdeur
Petugas DBD Puskesmas Sukarahayu Cici Nurhayati dan Ketua RW 08 Kampung Bunder Kelurahan Dangdeur Dedeh Sukaesih melakukan peninjauan tempat yang berpotensi terdapat jentik nyamuk. (Muhammad Faisal/Pasundan Ekspres)

SUBANG-Puskesmas Sukarahayu berupaya menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Dangdeur. 

Ketua RW 08 Kampung Bunder Kelurahan Dangdeur Dedeh Sukaesih mengatakan, sampai saat ini terdapat tiga warganya yang terkonfirmasi terjangkit DBD. 

"Tiga pasien terkonfirmasi terjangkit DBD, dua orang masih dirawat dan satu diantaranya sudah pulang hari sabtu lalu," ucapnya. 

Ia menambahkan terdapat lagi laporan dua warganya yang dilarikan ke rumah sakit karena terindikasi DBD. 

"Malam tadi ada dua orang lagi dilarikan ke Rumah Sakit, belum dikonfirmasi apakah DBD juga atau bukan, yang jelas trombositnya turun. Kami masih menunggu konfirmasinya, hasilnya diperkirakan sekitar siang atau sore nanti," ucapnya.

Petugas DBD Puskesmas Sukarahayu Cici Nurhayati, mengungkapkan temuannya setelah melakukan Pendidikan Epidemiologi di wilayah tersebut. 

"Ditemukan positif jentik nyamuk di tiga titik yang berbeda, diantaranya berada di bak mandi, ban bekas, dan belakang rumah warga yang terdapat genangan air," ucapnya. 

Ia mengatakan, hal tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait agar tidak ada lagi kasus yang serupa ditemukan. 

"Ketua RW akan segera menindaklanjut hal tersebut dengan segera menghimbau warga agar melakukan PSN di rumah masing-masing, setelah itu direncanakan juga akan dilakukan fogging," ucapnya.

Upaya fogging sendiri akan dilakukan setelah upaya PSN telah dilakukan oleh warga di daerah tersebut. 

"Untuk fogging sendiri, kami tinggal menunggu suratnya agar dapat segera dilakukan fogging di daerah ini dengan catatan telah dilakukan PSN terlebih dahulu," ucapnya.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline19 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga37 menit lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline56 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu