Rumah Nyaris Roboh Dihuni Enam Jiwa, BAZNAS Subang Salurkan Bantuan Rutilahu untuk Keluarga Miskah lewat Program Subang Bageur

SUBANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui Program Subang Bageur.
Kali ini, bantuan Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) disalurkan kepada keluarga mustahik di Kampung Krajan, RT 01/RW 01, Desa Legonwetan, Kecamatan Legonkulon, Kabupaten Subang pada Jumat (24/7/2026) lalu.
Bantuan tersebut diberikan kepada Bapak Miskah, yang selama ini tinggal bersama istri dan empat anaknya di sebuah rumah dengan kondisi sangat memprihatinkan. Atap rumah yang telah roboh dan bangunan yang nyaris ambruk membuat enam anggota keluarga itu harus bertahan hidup dalam kondisi yang membahayakan keselamatan, terutama saat hujan deras maupun angin kencang.
Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan BAZNAS Kabupaten Subang, Wahyudin, S.Pd.I. mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian BAZNAS terhadap masyarakat yang membutuhkan, sekaligus implementasi dari Program Subang Bageur yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Melalui Program Subang Bageur, BAZNAS Kabupaten Subang kembali menyalurkan bantuan rehabilitasi rumah tidak layak huni kepada keluarga mustahik. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian kami agar masyarakat yang hidup dalam kondisi memprihatinkan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan layak huni," ujar Wahyudin.
Menurutnya, kondisi rumah yang ditempati keluarga Miskah memang membutuhkan penanganan segera. Selain membahayakan keselamatan penghuni, rumah tersebut sudah tidak memenuhi standar kelayakan sebagai tempat tinggal.
Dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Miskah bekerja sebagai penyedia jasa pembuatan sumur bor dengan penghasilan yang tidak menentu. Pendapatan yang terbatas membuatnya belum mampu memperbaiki rumah yang mengalami kerusakan cukup parah.
Melihat kondisi tersebut, BAZNAS Kabupaten Subang memberikan bantuan stimulan rehabilitasi rumah sebagai langkah awal agar keluarga Miskah dapat memiliki hunian yang lebih layak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga sekaligus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Wahyudin menjelaskan, Program Rutilahu merupakan salah satu program pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dihimpun BAZNAS Kabupaten Subang. Program ini menjadi bukti nyata bahwa dana yang dititipkan para muzakki disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
"Program Rutilahu adalah salah satu bentuk komitmen kami dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik. Kami ingin memastikan bahwa bantuan yang diberikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.
BAZNAS Kabupaten Subang juga mengajak seluruh masyarakat, para muzakki, munfik, dan donatur untuk terus menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui BAZNAS. Seluruh dana yang dihimpun akan dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Subang. Insyaallah setiap amanah yang diberikan akan kami kelola secara profesional dan disalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak menerimanya," tutur Wahyudin.
Ia berharap bantuan rehabilitasi rumah tersebut dapat menjadi awal dari kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Miskah. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan menjadi amal jariyah bagi seluruh muzakki yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Subang.(hdi/ysp)
