Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Samsung Diselidiki Setelah Dua Karyawannya Terpapar Radiasi

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|10:00 WIB
Bagikan:
Samsung Diselidiki Setelah Dua Karyawannya Terpapar Radiasi
Samsung diselidiki setelah dua karyawan mereka terkena paparan radiasi. (foto: Instagram Doc. Samsung)

PasundanEkspres - Samsung sedang diselidiki setelah dua karyawannya dilarikan ke rumah sakit karena terkena paparan radiasi sinar-X. Penyelidikan ini diumumkan oleh Nuclear Safety and Security Commission (NSSC) Korea Selatan.

Dalam pernyataan resminya, NSSC menyebutkan dua karyawan yang dirawat di rumah sakit memperlihatkan gejala paparan radiasi yang tidak biasa pada jari mereka. Kedua karyawan tersebut juga menjalani tes darah rutin yang hasilnya normal.

Samsung menyatakan dua karyawan tersebut bekerja di fasilitas produksi semikonduktor di Giheung, Korea Selatan. Mereka terkena paparan sinar-X secara tidak sengaja di tangan mereka.

"Para individu tersebut saat ini menjalani tes lanjutan di rumah sakit, dan Samsung sepenuhnya mendukung perawatan serta pemulihan mereka," ujar Samsung dalam pernyataan resminya, seperti dilansir dari CNBC.

"Perusahaan akan bekerja sama dengan semua otoritas yang relevan dan memastikan tindakan pencegahan agar kejadian tidak terulang kembali," lanjutnya.

NSSC mengatakan dua karyawan tersebut terkena radiasi saat menggunakan mesin yang mengeluarkan sinar-X untuk menganalisis material. Kini penggunaan mesin tersebut sudah dihentikan sementara.

Penyelidikan NSSC masih berjalan untuk menemukan penyebab dan seberapa parah paparan radiasi yang dialami dua karyawan Samsung tersebut. NSSC menambahkan bahwa mereka akan mengambil langkah lebih lanjut jika Samsung ditemukan melanggar aturan keselamatan.

Ini bukan pertama kalinya Samsung terlibat dalam kasus paparan radiasi yang dialami karyawannya. Pemerintah Korsel pernah mengaitkan penyakit kanker yang merenggut nyawa salah satu karyawan Samsung pada tahun 2012 dengan radiasi dan paparan bahan kimia selama masa kerjanya di salah satu pabrik Samsung.

Pada tahun 2015, Samsung meminta maaf kepada karyawan di pabriknya yang menderita kanker serta menyiapkan dana untuk kompensasi kepada karyawan dan keluarga karyawan yang meninggal.

Berita Terbaru

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Pengamat Duga Alat Sadap Rp 1 Triliun Milik Listyo Sigit Bersumber dari Judol hingga Tambang Ilegal

Nasional6 menit lalu
Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Kemenangan Persib di ACL Two Bawa Maung Bandung Lewati Catatan Buruk di Australia

Olahraga24 menit lalu
Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Viral! Tak Mempan Lapor Polisi, Warga Tebo Viralkan Aktivitas Tambang Emas Ilegal Jambi

Nasional38 menit lalu
Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jokowi Pamerkan Ijazah SD hingga UGM di Hadapan Roy Suryo dalam Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Potret Pendidikan di Bandung Barat, Siswa dan Guru Bertaruh Keselamatan Demi Berangkat Sekolah

Bandung Barat1 jam lalu
Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Di Tengah Seruan Boikot, D MASIV Akhiri Kerja Sama dengan RANS Entertainment untuk Tur Asia

Lifestyle2 jam lalu
Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim: Jaksa Gali Riwayat Pendidikan dan Mata Kuliah saat di UGM

Nasional2 jam lalu
MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

MUI Subang: Perang Melawan Narkotika Tidak Cukup dengan Penindakan, Harus Dimulai dari Keluarga dan Pendidikan

Subang3 jam lalu
Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Bupati Purwakarta Apresiasi SD Plus 2 Al-Muhajirin atas Program Edukatif

Purwakarta3 jam lalu
Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Bata Terakota Produk Plered Jadi Unggulan, Angkat UMKM Lokal

Purwakarta3 jam lalu