Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Satu Keluarga di Malang Diduga Tewas Bunuh Diri

N
Nisa Atiatul M MEditor: Yusup Suparman
|14:33 WIB
Bagikan:
Satu Keluarga di Malang Diduga Tewas Bunuh Diri
Olah TKP di rumah wahab, Satu Keluarga di Malang Tewas Bunuh Diri Foto Dok Istimewa

PASUNDAN EKSPRES - Satu Keluarga di Malang Tewas Bunuh Diri yang terdiri dari Ayah, Ibu dan Anak telah ditemukan tewas di rumahnya Jln Sunan Bonang, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. 

Kasus yang menewaskan satu keluarga ini sedang diselidiki oleh aparat kepolisian. 

Keluaraga yang tewas diantaranya Wahab (38) Ibu Sulikha (35) dana seorang putri bernama RY (13) yang masih duduk dibangku kelas 7 SMP. 

Diduga keluarga tersebut bunuh diri, sampai berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian. 

Ketua RT, Iswahyudi mengatakan ia dihubungi oelh salah satu warganya bahwa wahab telah bunuh diri. Hal itu diketahui ketika salah satu anak korban dengan inisial AKE keluar rumah pukul 08.00 WIB. 

AKE diminta oleh Wahab untuk meminta pertolongan tetangga. 

"Jadi awalnya, salah satu anak korban (AKE) minta tolong warga untuk melihat bapaknya di dalam rumah. Anaknya pun keluar rumah, menuruti permintaan orang tuanya," ujar Iswahyudi ditemui wartawan. 

Ketika warga masuk ke dalam rumah, kondisi pintu kamar telah terkunci. Sehingga warga membuka paksa puntu tersebut. 

Pintu sudah dibuka dengan didobrak paksa, Wahab ditemukan masih hidup. Warga lalu memanggil ambulance untuk membawa Wahab kerumah sakit. Namun, Nyawanya tak tertolong. 

"Saat ditemukan Wahab masih hidup, tapi darah sudah keluar banyak. Kemudian dibawa ke rumah sakit. Mungkin karena keluar darah banyak, kemudian meninggal. Ada luka sayatan di pergelangan kiri. Pisaunya juga ditemukan di sebelahnya tidur," uajarnya. 

Kematian tragis keluarga wahab ini sangat mengejutkan warga sekitar. Sebab profesi wahab sebagai guru SD yang dikenal pendiam dan tak pernah ada masalah. 

"Orangnya baik, taat beribadah. Tidak pernah ada masalah cukup mengejutkan," pungkasnya.

Berita Terbaru

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Tiga Tahun Berjuang Melawan Sakit Komplikasi, BAZNAS Subang Hadir Bantu Ibu Tiga Anak

Headline29 menit lalu
Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Botram Bersama Warga, TMMD ke-130 di Cupunagara Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat

Headline48 menit lalu
Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle1 jam lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional2 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional2 jam lalu
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle2 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional2 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline3 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang3 jam lalu