Sepekan Agenda Bupati dan Wabup Subang, dari Ruang Paripurna Sampai Cek Pembangunan di Desa

PASUNDANEKSPRES.ID - Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi dan Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi menjalani sejumlah agenda pemerintahan dan kemasyarakatan sepanjang 7–12 September 2026. Kegiatannya meliputi pembahasan Raperda, kesiapsiagaan bencana, pelayanan sosial, kerukunan antarumat beragama, pendidikan, infrastruktur hingga menjaga kondusivitas masyarakat.
Rapat Paripurna Penjelasan Bupati Atas Dua Raperda
Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, Senin (07/09/2026), dengan agenda penjelasan Bupati atas dua Raperda.
Dua Raperda tersebut yakni Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Perubahan atas Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Rapat digelar berdasarkan hasil rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Subang pada 31 Agustus 2026.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Subang Victor Wirabuana Abdurrachman, S.H., didampingi Wakil Ketua II Tegar Jasa Priatna dan Wakil Ketua III Udaya Romantir.
Sebanyak 32 anggota dewan hadir dalam rapat tersebut sebagai bagian dari tahapan pembahasan kedua Raperda.
Penanggulangan Bencana Harus Dimulai dari Mitigasi
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi menjadi Pembina Apel Siaga Bencana di Lapangan Tatag Trawang Tungga Mapolres Subang, Rabu (09/09/2026).
Apel tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Subang, Kapolres Subang dan Dandim 0605 Subang.
Kang Rey menegaskan apel menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di Kabupaten Subang.
"Apel siaga ini menjadi momentum penting untuk memastikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama," ujarnya.
Ia juga mengingatkan sejumlah wilayah Subang menghadapi kekeringan serta meminta masyarakat proaktif melaporkan potensi bencana kepada pihak berwenang.
372 Warga Terima Layanan Kesehatan dan Bantuan ATENSI
Wakil Bupati Subang menghadiri bakti sosial Kementerian Sosial RI melalui Sentra Terpadu Inten Soeweno di Kabupaten Subang, Rabu (09/09/2026).
Kegiatan di Klinik Utama Subang Eye Centre tersebut meliputi operasi katarak, sunat massal dan penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI).
Sebanyak 372 penerima manfaat dari berbagai wilayah Subang mengikuti kegiatan tersebut.
Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan NAPZA dan Orang dengan HIV Kemensos RI Anna Puspitasari mengatakan kegiatan tersebut merupakan kali kedua digelar di Subang.
Kang Akur mengapresiasi Kemensos dan seluruh pihak yang terlibat serta berharap kegiatan serupa berkelanjutan setiap tahun.
Pandangan Umum Fraksi pada Rapat Paripurna DPRD
Bupati Subang didampingi Wakil Bupati menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, Rabu (09/09/2026).
Agenda rapat yakni penyampaian tanggapan dan jawaban Bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
Jawaban juga disampaikan atas Raperda Perubahan Perda Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Bupati menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas pandangan, usulan dan perhatian terhadap Raperda tersebut.
Rapat juga mengagendakan pembentukan Pansus 5 terkait Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.
Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama Tahun 2026
Wakil Bupati menghadiri Pagelaran Pentas Seni dan Budaya Lintas Agama Tahun 2026 di Aula Oman Syahroni, Pemda Subang, Kamis (10/09/2026).
Kegiatan mengusung tema “Merajut Harmonisasi Keagamaan: Berbeda dalam Keyakinan, Bersatu dalam Kemanusiaan”.
Kang Akur menegaskan kerukunan antarumat beragama penting untuk mendukung kelancaran pembangunan daerah.
Menurutnya, kerukunan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pertumbuhan investasi dan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai keterlibatan FKUB dalam seni dan budaya dapat memperkuat kebersamaan sekaligus memperkenalkan keberagaman masyarakat Subang.
Kunjungi Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Buahdua Cisampih-Dawuan
Bupati Subang melaksanakan Saba Desa di Kecamatan Dawuan, Jumat (11/09/2026), sekaligus meninjau rehabilitasi ruang kelas SDN Buahdua, Desa Cisampih.
Rehabilitasi tersebut bersumber dari DAK Pendidikan 2026 dengan nilai kontrak Rp199.100.000 termasuk pajak.
Kang Rey menyebut rehabilitasi dilakukan untuk meningkatkan sarana pendidikan dan menciptakan pembelajaran yang lebih efektif.
"Tadi saya liat bahkan ada yang ditutup sama baliho, kasian. Secepat-cepatnya, mungkin sebelum saya selesai nanti dengan Pak Wabup, saya ingin semuanya yang ada di Subang, selesai," ujarnya.
Ia juga menekankan peningkatan kompetensi pendidik serta mengimbau guru tidak melakukan tindakan amoral di lingkungan sekolah menyusul peristiwa di salah satu SMA Negeri di Pamanukan.
Peresmian Ruas Jalan Sukasari - Cisampih Sepanjang 468 Meter
Masih dalam rangkaian Saba Desa Dawuan, Bupati Subang didampingi Wakil Bupati meresmikan Ruas Jalan Sukasari–Cisampih, Jumat (11/09/2026).
Pada 2026, ruas tersebut ditingkatkan dengan beton rigid sepanjang 468 meter dan lebar 4 meter dengan anggaran Rp1.232.598.592.
Selain itu, peningkatan jalan dengan hotmix juga dilakukan pada ruas Sukasari–Cisampih dengan anggaran Rp221.411.000.
Tokoh masyarakat Desa Cisampih H. Hidayat menyampaikan terima kasih atas peningkatan jalan tersebut.
Bupati mengatakan pembangunan jalan bukan sekadar janji kampanye, tetapi bagian dari pembangunan berkelanjutan. "Ieu bentuk kanyaah abdi ka masyarakat," ujarnya.
Nobar Persib di Alun-alun Subang
Wakil Bupati Subang menghadiri nonton bareng Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Alun-Alun Subang, Sabtu (12/09/2026).
Laga pekan kedua Super League 2026/2027 itu berlangsung di SUGBK Jakarta pukul 15.30 WIB dan berakhir dengan kemenangan Persija 2-1.
Antusiasme masyarakat Subang mendukung Persib terlihat dari ramainya Alun-Alun Subang selama pertandingan.
Kang Akur mengapresiasi perjuangan Persib dan menilai tim kurang beruntung setelah kebobolan pada masa injury time ketika skor sebelumnya 1-1.
Ia mengimbau Bobotoh tetap menjaga kenyamanan, ketertiban dan kondusivitas. "Kita jaga kenyamanan dan ketertiban kondusivitas di Kabupaten Subang dan tidak terjadi anarkis," ujarnya.(red)
