Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sopir Ekspedisi Gelapkan 29,8 Ton Biji Kopi di Tol Cipali, Kerugian Capai Rp2,1 Miliar

C
Cindy Desita Putri Editor: Dobi Maulana
|14:03 WIB
Bagikan:
Sopir Ekspedisi Gelapkan 29,8 Ton Biji Kopi di Tol Cipali, Kerugian Capai Rp2,1 Miliar
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono (tengah) saat menunjukan barang bukti tindak kejahatan penggelapan biji kopi.

SUBANG, PASUNDANEKSPRES.ID - Satreskrim Polres Subang mengungkap kasus penggelapan muatan biji kopi dalam jumlah besar yang dilakukan oleh seorang sopir ekspedisi.

Dalam kasus ini, sebanyak 29.835 kilogram biji kopi yang tengah dikirim dari Lampung menuju Semarang digelapkan oleh pelaku dengan total kerugian perusahaan mencapai Rp2.123.000.000.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono menyampaikan, kasus tersebut terungkap setelah pihak perusahaan ekspedisi melaporkan hilangnya muatan biji kopi yang sedang dalam perjalanan pengiriman.

“Setelah menerima laporan, Satreskrim Polres Subang segera melakukan serangkaian penyelidikan, pemeriksaan saksi, serta penelusuran kendaraan dan pergerakan pelaku hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka,” terangnya.

Dari hasil penyelidikan diketahui, kendaraan dump truck yang membawa muatan kopi tersebut dikemudikan oleh sopir berinisial UJ bersama seorang kernet berinisial E yang saat ini masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

“Dalam perjalanan, keduanya diduga mematikan sistem GPS kendaraan saat berada di wilayah Cikampek,” kata Dony.

Setelah sistem pelacak dimatikan, lanjut Dony, para pelaku kemudian membongkar muatan biji kopi seberat 29.835 kilogram di wilayah Cirebon.

“Barang tersebut selanjutnya dijual kepada seorang penadah dengan harga sekitar Rp250 juta, jauh di bawah nilai sebenarnya,” ungkapnya.

Usai menjual muatan kopi, kedua pelaku kembali membawa truk dalam kondisi kosong dan meninggalkannya di lokasi kejadian dengan tujuan menghilangkan jejak.

Polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka UJ di wilayah Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Saat diamankan, tersangka diketahui tengah berada di dalam sebuah kendaraan yang diduga dibeli dari hasil kejahatan tersebut.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil Datsun bernomor polisi B-1878-FRI serta satu unit telepon genggam Android merek Samsung milik tersangka.

Dony menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang merugikan masyarakat maupun dunia usaha.

“Polres Subang berkomitmen untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan di wilayah hukum kami. Saat ini kami juga terus melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya yang masih berstatus DPO serta menelusuri keberadaan barang bukti yang telah dijual,” tegasnya.

Selain itu, Dony mengimbau perusahaan jasa ekspedisi untuk meningkatkan sistem pengawasan dalam proses distribusi barang, termasuk memastikan sistem GPS kendaraan berfungsi dengan baik serta melakukan pengawasan ketat terhadap awak kendaraan.

Ia juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dengan melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas mencurigakan, khususnya terkait peredaran atau penjualan barang yang diduga merupakan hasil tindak kejahatan. (cdp)

Berita Terbaru

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Rekomendasi Nasi Uduk Favorit di Subang Kota, Ada yang Mulai Rp7 Ribu

Lifestyle47 menit lalu
PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

PELATARAN Jadi Solusi Warga Urus Layanan Pertanahan di Akhir Pekan

Nasional1 jam lalu
Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Jelang SEA Games 2027, Indonesia Naturalisasi Petenis Rusia 19 Tahun

Olahraga1 jam lalu
Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Persiapan Persib Siapkan Rotasi Pemain Jelang Hadapi Persik, Maung Bandung Waspadai Jadwal Padat

Olahraga4 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Dilema: Hutan Mangrove dan Tambak Udang, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Opini4 jam lalu
7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

7 Tempat Wisata di Subang yang Cocok Dikunjungi Bulan Oktober, Ada Pantai hingga Pegunungan!

Jawa Barat5 jam lalu
Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Hidup Sebatang Kara di Rumah Tak Layak Huni, Mak Turci Terima Bantuan Rutilahu BAZNAS Subang

Headline7 jam lalu
Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Tempat Wisata Murah Meriah di Subang, Tetap Seru Meski Hemat Budget

Headline8 jam lalu
Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Konser Musik di Alun-Alun, Satlantas Polres Subang Berlakukan Rekayasa Lalu Lintas

Headline9 jam lalu
Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Asap Karhutla di Pulau Jawa: BMKG Ingatkan Pentingnya Pemantauan Kualitas Udara

Nasional10 jam lalu