Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Sri Mulyani Kaget Harga LPG 3 Kg Tembus Rp22.000, Padahal Seharusnya Rp12.700!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|14:17 WIB
Bagikan:
Sri Mulyani Kaget Harga LPG 3 Kg Tembus Rp22.000, Padahal Seharusnya Rp12.700!
Sri Mulyani Kaget Harga LPG 3 Kg Tembus Rp22.000, Padahal Seharusnya Rp12.700!

PASUNDAN EKSPRES- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkejut saat mengetahui harga LPG subsidi 3 kg yang dijual di masyarakat bisa mencapai Rp22.000, bahkan di Kalimantan Timur menembus Rp45.000 per tabung.

Padahal, seharusnya harga LPG subsidi yang diterima masyarakat hanya Rp12.700 setelah dipotong subsidi dari pemerintah.

"Negara sudah memberikan subsidi Rp30.000 per tabungnya. Artinya, harga LPG 3 kg seharusnya hanya Rp12.700 ketika diterima masyarakat," ujar Sri Mulyani dalam sebuah rapat beberapa waktu lalu.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan harga LPG melonjak jauh lebih tinggi. Banyak warga mengeluhkan kenaikan harga yang tidak wajar, diduga akibat lemahnya pengawasan distribusi.

Harga Gas Melon Naik Drastis, Ada Permainan Harga?

Fenomena kenaikan harga ini memicu reaksi keras dari netizen. Mereka mempertanyakan apakah ada permainan harga di tingkat distribusi yang menyebabkan LPG subsidi dijual lebih mahal dari seharusnya.

"Harusnya ada pengawasan lebih ketat. Kalau dibiarkan terus, masyarakat yang dirugikan, negara juga rugi besar," tulis salah satu warganet.

Pemerintah pun didesak untuk segera mengevaluasi penyaluran LPG 3 kg dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan permainan harga.

Lalu, bagaimana langkah pemerintah selanjutnya apakah akan ada penertiban dalam distribusi LPG subsidi?

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle12 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu