Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Subang Darurat Kasus Chikungunya, Dinas Kesehatan Catat 271 Kasus di Tahun Ini

H
HubaEditor: Huba
|08:34 WIB
Bagikan:
Subang Darurat Kasus Chikungunya, Dinas Kesehatan Catat 271 Kasus di Tahun Ini

SUBANG-Kasus penyakit Chikungunya di Kabupaten Subang mengalami lonjakan signifikan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, hingga pertengahan tahun ini tercatat sebanyak 271 kasus Chikungunya. 

Jumlah tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 12 kasus pada 2024 dan 34 kasus pada 2023.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Subang, dr. Maxi menyampaikan, peningkatan kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Kami mencatat lonjakan yang sangat signifikan tahun ini. Ini mengindikasikan bahwa penyebaran Chikungunnya lebih luas dan cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” ujar dr. Maxi.

Maxi menjelaskan, Chikungunya adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus Chikungunya yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus, yaitu jenis nyamuk yang juga menjadi vektor penyebab demam berdarah dengue (DBD). Virus ini menyebar melalui gigitan nyamuk yang telah terinfeksi.

“Gejala utama Chikungunya meliputi diantaranta demam tinggi mendadak, nyeri sendi hebat, terutama pada tangan, pergelangan tangan, dan lutut, sakit kepala, kelelahan dan ruam kulit,” jelas Maxi.

Maxi menyebut, meski jarang menyebabkan kematian, Chikungunya bisa menyebabkan gangguan aktivitas harian karena nyeri sendi yang berkepanjangan, bahkan bisa berlangsung selama beberapa minggu hingga bulan.

Maxi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan, terutama saat musim penghujan yang memicu genangan air tempat ideal berkembang biaknya nyamuk penyebar virus.

“Jika ada warga yang mengalami demam mendadak disertai nyeri sendi, segera periksa ke fasilitas kesehatan terdekat. Jangan menunda karena gejala Chikungunya bisa mirip dengan DBD maupun flu biasa,” ujarnya.

Dinkes juga meminta masyarakat untuk tidak abai terhadap kebersihan lingkungan, mengingat penularan virus sangat bergantung pada populasi nyamuk di sekitar permukiman.

Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, Dinas Kesehatan mendorong masyarakat untuk melakukan Gerakan 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup, Mengubur dan Plusnya  adalah langkah tambahan seperti menggunakan obat nyamuk, lotion anti-nyamuk, memasang kawat kasa, serta melakukan fogging di lingkungan yang rawan.

“Pencegahan adalah kunci. Kami harap seluruh masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan dan mendeteksi gejala sedini mungkin,” tutup dr. Maxi.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Diduga Gagal Rem, Truk Trailer Picu Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang Km 91B

Headline13 menit lalu
Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Pengambilan Nomor Urut Pilkades Patimban Ricuh, Pendukung Cakades Terlibat Lempar Batu

Headline1 jam lalu
Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Tips Meningkatkan Semangat di Pagi Hari, Bikin Aktivitas Makin Produktif

Lifestyle1 jam lalu
Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Perkembangan Kasus Nusron Wahid: KPK Minta Menteri ATR/BPN Kooperatif Hadiri Pemeriksaan Saksi

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Merasa Terganggu? Ini Cara Blokir Akun Instagram dengan Mudah

Lifestyle2 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC: Sandy Walsh Berpeluang Debut

Olahraga3 jam lalu
Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Bukan Cuma Balapan, Ini Dia Jadwal Musisi dan Konser di MotoGP Mandalika 2026

Lifestyle3 jam lalu
Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Truk Mundur di Tanjakan Jalan Subang–Cijambe, Minibus Mitsubishi Tertabrak

Subang3 jam lalu
Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Peringati World Rabies Day 2026, Disnakeswan Subang Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Subang4 jam lalu
Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Gibran Respons Putusan MK soal Polemik Ijazah, Tegaskan Tetap Fokus Bekerja

Nasional5 jam lalu