Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

SUBANG DOELOE: Menoleh Kejayaan Perusahaan Perkebunan P&T Lands

H
HubaEditor: Huba
|08:30 WIB
Bagikan:
SUBANG DOELOE: Menoleh Kejayaan Perusahaan Perkebunan P&T Lands
SEJARAH: Kantor P&T Lands yang belakangan dikenal sebagai Hotel Plaza di Subang.

SUBANG-Kabupaten Subang erat kaitannya dengan P&T Lands atau Pamanoekan en Tjiasemlanden. Namun, masih banyak warga Subang yang belum mengetahui apa nama itu sebenarnya. 

Dosen Pendidikan Sejarah Institut Pangeran Dharma Kusuma Anggi Arismunandar Junaedi, S.Pd., M.Hum menjelaskan, P&T Lands atau Pamanoekan en Tjiasemlanden adalah nama yang merujuk pada perusahaan sekaligus wilayah administratif yang hari ini disebut Kabupaten Subang. 

Perusahaan ini dimulai pada tahun 1813 saat James Sharpnell membeli Persil 3 (Kab. Ciasem) dan Persil 4 (Kab. Pamanoekan). Sharpnell kemudian menyatukan dua kabupaten tersebut menjadi satu wilayah administratif. 

"Nama itu (Pamanoekan en Tjiasemlanden) terus dipakai sampai Indonesia Merdeka. Hanya saja tidak menunjukkan dua hal tadi (Persil 3 dan Persil 4), terutama setelah merdeka. Hanya nama perusahaan saja sampai akhir 1970an," ucapnya. 

Pamanoekan en Tjiasemlanden merupakan perusahaan perkebunan  berbagai komoditas, diantaranya seperti kopi, teh, karet, tebu, kina, sisal, dan lainnya. 

Kontribusinya paling terasa di masa P.W. Hofland. Sejak ia menjadi tuan tanah, 1848, dapat dikatakan bahwa ia tidak hanya fokus pada eksploitasi wilayah Subang saja, mengingat tidak pernah ada perlawanan di masanya. 

"Yang ada, beberapa tesis dari Mahmoed Efendhie, Iim Imadudin, dan hasil penelitian saya sejak 2015, mengatakan bahwa P.W. Hofland merupakan seorang yang filantropi. Ia tidak hanya butuh harta, tapi juga butuh prestige. Akhirnya, rakyat diberikan kesejahteraan di masanya. Hal ini setidaknya terus bertahan hingga awal abad ke-20, meskipun Hofland meninggal di tahun 1872," ucapnya. 

Sepeninggal Hofland, jumlah produksi kopi terus meningkat dan dikelola anak-anaknya. Bahkan, pada tahun 1888 jumlah produksi kopi lebih besar dari Priangan. 

"Produksi Subang 356.000 ton kopi, sementara Priangan 170.000 ton kopi," ucapnya. 

Hofland juga merupakan orang yang memindahkan pemerintah P n T dari Tenggeragung ke Kota Subang. 

Memori kolektif masyarakat Subang yang selalu mengatakan "tuan hofland" menjadi salah satu bukti begitu rakyat Subang mendapat kontribusi yang nyata darinya. 

"Di masa revolusi pun, patungnya tidak dirusak para pejuang. Kalau mereka menganggap Hofland sebagai penjajah maka patung tersebut harusnya dirusak sebagai simbol penjajahan," ucapnya. 

Semenjak tahun 1920, tanah Pamanoekan en Tjiasemlanden berada di bawah kepemilikan Anglo-Dutch Plantation of Java Limited sebelum akhirnya dinasionalisasi.(fsh/ysp) 

Berita Terbaru

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline6 menit lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline26 menit lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle29 menit lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle2 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat3 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline3 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional11 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline11 jam lalu
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline15 jam lalu