Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Subang Ekspor 54 Ton Kopi ke Tiongkok

M
Muhammad FaisalEditor: Huba
|07:49 WIB
Bagikan:
Subang Ekspor 54 Ton Kopi ke Tiongkok
EKSPOR: Pelepasan ekspor dilakukan di Kantor Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (KPGLB), Subang. Bank bjb dukung lewat Saluran Skema Subsidi Resi Gudang. Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

SUBANG – Sebanyak 54 ton kopi asal Kabupaten Subang, Jawa Barat, resmi diekspor ke Tiongkok pada akhir Juli 2025. 

Ekspor senilai Rp4,3 miliar ini dilakukan melalui skema Subsidi Resi Gudang (SRG) yang didukung oleh bank bjb, menjadi tonggak penting dalam memperkuat daya saing komoditas lokal di pasar global.

Pelepasan ekspor dilakukan di Kantor Koperasi Produsen Gunung Luhur Berkah (KPGLB), Subang, yang menjadi mitra utama dalam penyimpanan dan pengelolaan kopi petani. 

Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, bersama sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, Dirut bank bjb Terpilih Yusuf Saadudin, serta Kepala Bappebti Tirta Karma Senjaya.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti Widya Putri, menyampaikan apresiasi kepada bank bjb atas peran aktifnya dalam mendorong sistem resi gudang. “bank bjb telah menjadi penyalur terbesar secara nasional untuk skema ini, memberikan manfaat langsung kepada petani, khususnya petani kopi,” ujar Dyah.

bank bjb menyalurkan pembiayaan SRG senilai Rp205,8 miliar hingga Juni 2025, menjangkau 1.771 petani di Jawa Barat. Dari jumlah tersebut, Rp9,3 miliar disalurkan khusus untuk mendukung 25 petani kopi.

Selain pembiayaan, bank bjb juga memberikan pendampingan teknis dan pelatihan berkelanjutan kepada petani, agar hasil produksi sesuai standar ekspor dan mampu bersaing di pasar internasional.

“Peran kami bukan hanya soal pembiayaan, tapi juga penguatan kapasitas petani secara menyeluruh,” tegas Yusuf Saadudin, Direktur Utama bank bjb terpilih. Ia juga menegaskan komitmen bank bjb untuk terus mendukung program strategis pemerintah, termasuk penguatan ekonomi daerah melalui skema resi gudang.

Melalui sistem resi gudang, petani dapat menyimpan hasil panen di gudang KPGLB sambil menunggu harga jual yang optimal. Mereka tidak perlu menjual kopi dengan harga rendah saat musim panen raya. SRG juga menjadi jaminan untuk memperoleh pembiayaan dari bank bjb.

Keberhasilan ekspor ini tidak lepas dari peran aktif KPGLB yang menjalin kemitraan erat dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat, Bappebti, PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI), dan bank bjb.

Komoditas kopi dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar global yang terus meningkat, terutama terhadap kopi berkualitas dari Indonesia. Keberhasilan ekspor ini turut memperkuat posisi Jawa Barat sebagai lumbung kopi unggulan nasional.

“Ekspor ini adalah bukti bahwa integrasi antara sistem keuangan, regulasi, dan koperasi petani bisa menciptakan daya saing global,” ungkap Wamendag.

Melalui langkah ini, bank bjb dan seluruh pemangku kepentingan berharap dapat terus meningkatkan kesejahteraan petani, membuka pasar ekspor baru, serta mendorong pembangunan ekonomi desa secara berkelanjutan.(rls/fsh/ded)

Berita Terbaru

Apakah Subang Cocok untuk Wisata Bisnis? Ini Potensinya yang Makin Menarik

Apakah Subang Cocok untuk Wisata Bisnis? Ini Potensinya yang Makin Menarik

Lifestyle5 menit lalu
Rekrutmen AirNav Indonesia Tahun 2026 Telah Dibuka, Ini 7 Posisi yang Dibutuhkan

Rekrutmen AirNav Indonesia Tahun 2026 Telah Dibuka, Ini 7 Posisi yang Dibutuhkan

Nasional32 menit lalu
Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Cara Login ASN Digital BKN Terbaru dan Panduan Aktivasi

Lifestyle1 jam lalu
Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Mahasiswa Soroti Kinerja Anggota DPRD, Kerap Absens hingga Minim Karya Pro Rakyat

Purwakarta1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Prevelensi Stunting 14,5 Persen, Abang Ijo Hapidin Optimis Ikut Perkuat PPS 2026

Purwakarta1 jam lalu
Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Dampingi Bapanas RI, Polres Purwakarta Pastikan Stabilitas Pangan Terjaga

Purwakarta1 jam lalu
Pelajar SMPN 1 Sukatani Purwakarta Praktik Ekstrak Pelepah Pisang

Pelajar SMPN 1 Sukatani Purwakarta Praktik Ekstrak Pelepah Pisang

Purwakarta1 jam lalu
Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN

Ketua DPD RI Tinjau Progres Kawasan Legislatif di IKN

Nasional1 jam lalu
Bazar TNI Murah Diserbu Warga Subang, Harga Minyakita Rp15.500 dan Tepung Rp9.000

Bazar TNI Murah Diserbu Warga Subang, Harga Minyakita Rp15.500 dan Tepung Rp9.000

Subang1 jam lalu
Razia Gabungan di Lapas Subang, Petugas dan dan Warga Binaan di Tes Urine

Razia Gabungan di Lapas Subang, Petugas dan dan Warga Binaan di Tes Urine

Subang1 jam lalu