Subang Innovation Challenge 2025 Memasuki Tahap Grand Final, Tiga Kelompok Bersaing Menjadi yang Terbaik

SUBANG-Subang Innovation Challenge (SIC) 2025 memasuki tahap Grand Final pada Kamis (28/8/2025). Kegiatan yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Subang melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (BP4D) merupakan rangkaian dari Subang Innovation Festival (SIF) 2025 yang digelar bekerja sama dengan The Local Enablers.
Ajang ini bukan hanya sekadar lomba ide, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dan inkubasi gagasan untuk mewujudkan Subang Ngabret, dengan harapan dapat memicu perubahan serta kemajuan daerah melalui karya inovatif.
Tiga kelompok terbaik bersaing dalam Grand Final SIC 2025, yaitu RANGKUL SUBANG (Raihan Akses, Nurturing Generation, Kompetitif, dan Kualitas Unggul), DIKA (Digitalisasi Verifikasi Data Kependudukan), serta OPTIMUS PRIME (Optimalisasi Usaha Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Ekonomi UMKM).
Kepala BP4D Kabupaten Subang, Iwan Syahrul Anwar, S.STP., melalui Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BP4D, Eti Maryati, S.IP, M.T., menjelaskan, SIF merupakan rangkaian kegiatan inovasi yang melibatkan kompetisi dan workshop.
“Dalam kompetisi, inovasi yang sudah ada dilombakan. Sedangkan workshop SIC bertujuan menciptakan inovasi baru yang sesuai dengan permasalahan di Kabupaten Subang,” ujarnya.
Workshop tersebut diikuti berbagai kalangan, mulai dari perangkat daerah, akademisi, hingga masyarakat umum, guna mendorong kolaborasi.
Inovasi yang terpilih diharapkan dapat diimplementasikan sehingga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Rencananya, akan dilakukan audiensi bersama perangkat daerah untuk membahas penerapan dan manfaat inovasi tersebut.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum (Asda III), H. Dadang Kumianudin, S.IP., M.Si., menyampaikan, diskusi mengenai inovasi di Kabupaten Subang melibatkan tiga kelompok finalis yang telah mempresentasikan ide-idenya. Hasil dari diskusi ini diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan pemerintah daerah.
Pengumuman pemenang akan dilakukan pada puncak acara SIF 2025 di bulan September. Ide-ide menarik yang muncul diharapkan dapat ditindaklanjuti menjadi kebijakan di masa depan.
Selain itu, juga diusulkan agar para inovator berperan sebagai peneliti untuk memberikan masukan berkelanjutan bagi kebijakan pemerintah.
Lebih lanjut, Dadang menegaskan bahwa terdapat rencana mencanangkan gerakan “One Agency One Innovation”, yang mengharuskan setiap dinas atau lembaga menghasilkan minimal satu inovasi.
“Harapannya, Indeks Inovasi Daerah dapat meningkat dengan melibatkan semua pihak, termasuk perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat umum dalam membangun budaya inovasi di Subang,” jelasnya.
Dengan semangat kolaborasi, SIC 2025 diharapkan menjadi katalis perubahan dan melahirkan karya-karya inovatif yang tidak hanya membanggakan Kabupaten Subang, tetapi juga menginspirasi masyarakat.(znl/ysp)
