Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Subang Kekurangan Vaksin, 479 Ternak Terjangkit PMK

H
HubaEditor: Huba
|09:13 WIB
Bagikan:
Subang Kekurangan Vaksin, 479 Ternak Terjangkit PMK
PEMERIKSAAN KANDANG: Petugas dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan saat melakukan pemeriksaan di kandang ternak hewan terkait penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebanyak 479 ternak yang terdiri dari 3 kerbau dan 476 sapi terjangkit PMK.

SUBANG-Sebanyak 479 ternak di Subang yang terdiri dari 3 kerbau dan 476 sapi  terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Angka itu berdasarkan catatan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) untuk periode bulan Desember 2024 sampai 6 Januari 2025.

Hewan yang terkena penyakit PMK itu tersebar pada 30 desa di 16 kecamatan. Dari jumlah 479 hewan terrnak itu, 7 ekor mati dan 6 ekor dipotong paksa.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Subang, drh. Erlinawati Pasaribu, menyampaikan,kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Subang meningkat signifikan pada periode Desember 2024 hingga Januari 2025.

Dia menjelaskan, PMK adalah penyakit serius yang sangat menular, menyerang hewan berkuku belah seperti sapi, kerbau, kambing, domba dan domba.

“Penyakit ini disebabkan oleh virus dan dapat menyebar dengan cepat, sehingga menyebabkan kerugian ekonomi yang sangat tinggi,” jelasnya.

Meski PMK tidak menular ke manusia dan tidak membahayakan keamanan pangan, penyakit ini tetap menjadi perhatian internasional.

Dia menyebut, Kabupaten Subang telah mengalami kekurangan vaksin PMK sejak November 2024. 

“Ternak yang telah divaksin sebelumnya seharusnya mendapatkan vaksin ulang sebagai booster, namun ketiadaan vaksin menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus PMK di Subang,” terangnya.

Erlina mengimbau peternak untuk segera mengambil tindakan jika hewan ternaknya menunjukkan gejala PMK, seperti demam, keluar air liur belrebih, tidak nafsu makan dan lupa pada mulut dan kaki.

“Langkah pertama yang harus dilakukan adalah memisahkan ternak yang sakit dari yang sehat, melapor ke petugas lapangan dan melakukan desinfeksi kandang untuk membunuh virus, serta memperketat biosekuriti,” tambahnya.

Peternak diminta membatasi kunjungan orang yang tidak berkepentingan ke kandang untuk mencegah penyebaran lebih lanjut.

Untuk memudahkan penanganan, masyarakat dapat langsung melaporkan kasus PMK ke petugas Disnakeswan yang bertugas di lapangan atau menghubungi call center di nomor 0813-8695-0482.

“Kami berharap seluruh peternak di Kabupaten Subang tetap waspada dan mengikuti protokol penanganan PMK agar penyebaran penyakit ini dapat dikendalikan,” tutupnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini7 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat8 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta8 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta8 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang10 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline10 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline10 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline11 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle12 jam lalu