Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Suryacipta Pasarkan Subang Smartpolitan ke Investor Tiongkok

H
HubaEditor: Huba
|08:00 WIB
Bagikan:
Suryacipta Pasarkan Subang Smartpolitan ke Investor Tiongkok
TARIK INVESTASI: PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) bekerja sama dengan PT Ciawenindo Mitra Perkasa (Ciawenindo) dan United Overseas Bank (UOB) menyelenggarakan seminar bertajuk “Guide to Investment Process in Indonesia” di beberapa kota di China.

KARAWANG-PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) bekerja sama dengan PT Ciawenindo Mitra Perkasa (Ciawenindo) dan United Overseas Bank (UOB) menyelenggarakan seminar bertajuk “Guide to Investment Process in Indonesia” di beberapa kota di China.

Seminar ini bertujuan untuk menarik investasi dari Tiongkok ke Indonesia, sekaligus memberikan arahan bagaimana cara berinvestasi di Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan “Building a Better Indonesia”.

“Seminar ini merupakan salah satu manifestasi dari visi kami untuk membangun Indonesia yang lebih baik. Kami percaya bahwa investasi dari Tiongkok dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Abednego Purnomo, Vice President Sales Marketing & Tenant Relations Suryacipta.

Rangkaian seminar ini sukses diselenggarakan di empat kota strategis di Tiongkok, yaitu Shenzhen (3 Maret), Guangzhou (4 Maret), Ningbo (6 Maret) dan Suzhou pada Jumat, 7 Maret.

Seminar ini mengupas tuntas berbagai aspek krusial dalam berinvestasi di Indonesia, dengan fokus utama pada regulasi, insentif dan potensi lokasi investasi, juga memberikan pandangan dasar mengenai konstruksi dan perbankan.

Seminar ini menyajikan tiga topik utama yang dipilih secara strategis dalam membantu para investor memahami dan menjalankan proses investasi di Indonesia dengan lebih efektif.

Suryacipta mempresentasikan “Indonesian Investment Environment: Logistics and Infrastructure Development”, Ciawenindo membahas “Indonesia Industrial Building Construction Characteristics and Construction Application Process” dan UOB memaparkan “China-Indonesia Currency Direct Exchange Prospects, Potential Challenges and Solutions for Going Overseas to Indonesia”.

Abednego menambahkan, “Kami melihat ini adalah momentum yang tepat untuk menarik investasi dari Tiongkok, mengingat Tiongkok merupakan sumber Penanaman Modal Asing Langsung (FDI) terbesar kedua di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2024, dengan nilai investasi mencapai 55,7 miliar USD, mencerminkan komitmen dan kepercayaan yang kuat,” jelasnya.

“Seminar ini kami selenggarakan untuk membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Tiongkok, khususnya di sektor manufaktur,” kata ujar Abednego Purnomo.

Pada paparannya, disampaikan bahwa Singapura adalah sumber terbesar FDI ke Indonesia, yang mana di dalamnya juga termasuk investasi dari negara asal Tiongkok.

Lebih lanjut, proyek kota cerdas “Subang Smartpolitan” dengan konsep “Green, Smart, and Sustainable City” yang dikembangkan dan dikelola oleh Suryacipta, kini menjadi destinasi investasi yang diminati para investor dari Tiongkok.

“Keberhasilan menarik tenant-tenant besar seperti BYD telah menciptakan momentum positif, mendorong investor Tiongkok untuk memperluas kehadiran mereka di Indonesia,” ungkap Abednego.

Dengan dihadiri oleh lebih dari 300 perusahaan dari berbagai industri strategis seperti tekstil, steel structure company, otomotif, logistik, dan elektronik, seminar ini menjadi wadah untuk memberikan panduan investasi di Indonesia. Suryacipta yakin bahwa informasi yang disampaikan akan bermanfaat bagi investor Tiongkok dan memperkuat jalinan ekonomi antara kedua negara.(rls)

Berita Terbaru

Aksi Heroik Timnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda tetap Kuat!

Aksi Heroik Timnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda tetap Kuat!

Olahraga6 jam lalu
Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

Nasional7 jam lalu
Menuju Sekda Subang: Iwan Syahrul Tawarkan Integrasi Aplikasi untuk Benahi Kinerja Birokrasi

Menuju Sekda Subang: Iwan Syahrul Tawarkan Integrasi Aplikasi untuk Benahi Kinerja Birokrasi

Subang8 jam lalu
Menuju Sekda Subang: Rahmat Effendi Tawarkan Creative Financing dan 5 Skema untuk Percepat Pembangunan Subang

Menuju Sekda Subang: Rahmat Effendi Tawarkan Creative Financing dan 5 Skema untuk Percepat Pembangunan Subang

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Isu duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029, KDM Tegaskan Fokus Kerja di Jawa Barat

Isu duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029, KDM Tegaskan Fokus Kerja di Jawa Barat

Nasional8 jam lalu
1 Tahun Pasar Sasagara, Om Zein: Bagian Penting Gerakan Ekonomi Masyarakat

1 Tahun Pasar Sasagara, Om Zein: Bagian Penting Gerakan Ekonomi Masyarakat

Purwakarta8 jam lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Subang9 jam lalu
Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Nasional9 jam lalu
Wisata di Subang dari Bekas Galian C: Ketika Lahan Tambang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Wisata di Subang dari Bekas Galian C: Ketika Lahan Tambang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Subang9 jam lalu
Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Masih Misteri, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Masih Misteri, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Purwakarta10 jam lalu