Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Suryacipta Promosikan Kawasan Industri kepada Investor Hong Kong

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|08:20 WIB
Bagikan:
Suryacipta Promosikan Kawasan Industri kepada Investor Hong Kong
TARIK INVESTASI: PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta) hadir sebagai pembicara dalam forum bisnis “Indonesia Infrastructure Transformation - Unlocking Cross Border Investment Opportunities”.

PASUNDANEKSPRES.ID - PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), hadir sebagai pembicara dalam forum bisnis “Indonesia Infrastructure Transformation - Unlocking Cross Border Investment Opportunities” pada Rabu, 4 Maret 2026 yang diselenggarakan oleh HSBC dan Federation Hong Kong Industries.

Dalam sesi seminar yang dilanjutkan dengan diskusi panel tersebut, Suryacipta membagikan perspektif strategis mengenai evolusi kawasan industri Indonesia dalam menyambut relokasi rantai pasok global ke Asia Tenggara.

Kehadiran Suryacipta dalam forum ini sangat krusial mengingat peran vital Hong Kong sebagai salah satu pusat keuangan global (Global Financial Hub). Hong Kong juga berfungsi sebagai Super-Connector bagi perusahaan-perusahaan asal Tiongkok daratan (Mainland China) untuk menyalurkan modalnya ke pasar Indonesia.

Saat ini, Hong Kong mengukuhkan posisinya sebagai sumber Foreign Direct Investment (FDI) terbesar kedua bagi Indonesia. Berdasarkan data terkini, kontribusi FDI dari Hong Kong mencapai USD 35,5 miliar dalam periode 2021-2025. Terlebih lagi, dengan posisi Hong Kong sebagai hub re-ekspor terbesar di dunia, banyak perusahaan manufaktur yang berbasis di sana kini melirik Indonesia sebagai basis produksi strategis guna mendiversifikasi rantai pasok mereka di tengah dinamika perdagangan global.

Mewakili Suryacipta, Abednego Purnomo selaku Chief Commercial Officer memaparkan transformasi fundamental ekosistem industri Indonesia di hadapan para pelaku usaha manufaktur Hong Kong. Menurut Abed, daya tarik Indonesia bagi manufaktur multinasional kini telah bergeser. "Kawasan industri modern tidak lagi sekadar menyediakan lahan, melainkan menawarkan integrasi penuh antara logistik, infrastruktur digital dan transisi energi,” ujarnya.

Pergeseran ini sejalan dengan target ambisius nasional untuk memangkas biaya logistik dari 23 persen PDB menjadi 8 persen pada tahun 2045, dimana Suryacipta mendukung hal tersebut melalui realisasi pengembangan kawasan industri yang terhubung langsung dengan infrastruktur strategis nasional, Subang Smartpolitan di Subang, Jawa Barat. Salah satu katalisator utama yang juga disoroti adalah peran Pelabuhan Patimban di Subang, Jawa Barat, yang ditargetkan menjadi pelabuhan otomotif terbesar di Indonesia—tentunya akan berperan penting bagi distribusi logistik internasional.

Dalam diskusi panel tersebut, terungkap bahwa kecepatan penetrasi pasar atau speed-to-market menjadi perhatian utama para investor asal Hong Kong. Menjawab tantangan ini, Abed menjelaskan bahwa sinergi antara reformasi regulasi dan kesiapan infrastruktur kawasan telah berhasil memangkas durasi realisasi investasi secara substansial. Hal ini memberikan kepastian operasional bagi perusahaan yang ingin segera memulai produksinya di Indonesia.

Lebih lanjut, tren industrialisasi hijau kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah standar baru. Pengembang kawasan industri di Indonesia, termasuk kota mandiri terintegrasi seperti Subang Smartpolitan “Green, Smart, and Sustainable City”, mengimplementasikan prinsip keberlanjutan ke dalam ekosistem mereka.

Mengembangan lahan industri dan komersial di kawasan ini dipadukan dengan penerapan teknologi cerdas, salah satunya untuk mendukung para pelaku bisnis merealisasikan komitmen keberlanjutan dan target emisi nol bersih mereka secara terukur.

Menutup paparannya, Abed menyoroti pesatnya pertumbuhan sektor sekunder di Indonesia, khususnya pada industri logam yang mendominasi FDI Hong Kong dengan kontribusi sebesar 19,7 persen sepanjang periode 2021-2025. Munculnya peluang strategis di bidang baterai kendaraan listrik (EV) serta farmasi pun diproyeksikan akan menjadi penggerak utama permintaan lahan industri di masa mendatang, sekaligus menjadi pilar baru bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.

Ia menekankan bahwa pemilihan mitra industri dengan jaringan rantai pasok yang matang menjadi faktor krusial dalam mengoptimalkan efisiensi biaya operasional jangka panjang. Hal inilah yang mendasari pengembangan Subang Smartpolitan, di mana Suryacipta berupaya menyediakan ekosistem yang mampu memfasilitasi para pelaku usaha untuk mewujudkan operasional industri yang lebih efisien, cerdas, dan berkelanjutan di Indonesia.(rls/ysp)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle10 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat11 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang12 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang12 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang12 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang12 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang12 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang12 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang12 jam lalu