Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Suryacipta Sambut Positif Peningkatan Operasional Pelabuhan Patimban

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|10:04 WIB
Bagikan:
Suryacipta Sambut Positif Peningkatan Operasional Pelabuhan Patimban
Presentasi PGT presentation pada acara Sansuikai di Suryacipta.

PASUNDAN EKSPRES-PT Suryacipta Swadaya (Suryacipta), anak usaha dari PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA), menyambut positif progres signifikan dalam pembangunan dan operasional Pelabuhan Patimban.

Perkembangan ini sejalan dengan komitmen Suryacipta dalam menyediakan ekosistem investasi terintegrasi bagi para investor di kawasan industrinya, baik di Suryacipta City of Industry Karawang maupun Subang Smartpolitan.

Sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), Pelabuhan Patimban tidak hanya berperan sebagai hub logistik vital, tetapi juga menjadi daya tarik yang penting bagi investasi industri di Jawa Barat. Kondisi ini didukung oleh kemajuan pesat pada pembangunan fisik, khususnya terminal peti kemas dan kendaraan.

Saat ini, pembangunan Pelabuhan Patimban Paket 6 yang berfokus pada terminal peti kemas telah menunjukkan kemajuan pesat. Hal ini sejalan dengan operasional terminal kendaraan yang telah berjalan secara paralel.

Takahiro Arai, General Manager Sales & Marketing PT Patimban Global Gateway Terminal (PGT) menyampaikan bahwa Terminal peti kemas dijadwalkan akan mulai beroperasi pada Januari 2026 dengan satu unit Mobile Harbour Crane (MHC). 

Kapasitasnya akan terus ditingkatkan secara bertahap, dengan tambahan dua unit MHC pada April 2026 dan tiga Ship-to-Shore (STS) serta sembilan Rubber-Tyred Gantry (RTG) pada Desember 2026. 

"Dengan penambahan ini, kapasitas terminal peti kemas akan melonjak dari 250.000 TEUs menjadi 800,000 TEUs pada akhir Desember 2026," katanya.

Informasi ini disampaikan langsung kepada para tenant Suryacipta dalam acara Sansuikai di kawasan Suryacipta City of Industry Karawang (17/09/2025). Sansuikai merupakan agenda bulanan yang secara rutin diadakan oleh Suryacipta. 

Acara ini berfungsi sebagai wadah diskusi dan sarana berbagi informasi terkini bagi para tenant, terutama yang berasal dari perusahaan Jepang.

Dalam kesempatan tersebut, PGT sebagai operator terminal peti kemas di Pelabuhan Patimban turut memaparkan secara rinci tentang layanan mereka. Presentasi ini menarik perhatian para tenant yang hadir, khususnya dari sektor manufaktur, logistik dan pergudangan.

Suryacipta meyakini bahwa konektivitas langsung dalam satu ekosistem akan menciptakan sinergi optimal bagi para investornya. Keunggulan ini sangat terasa bagi Subang Smartpolitan, sebuah pengembangan kota mandiri terintegrasi seluas 2.717 hektar yang dirancang untuk kawasan industri dan bisnis komersial - termasuk residensial, pusat pendidikan, kesehatan, ritel dan lain-lain.

"Kami sangat optimis dengan progres yang dicapai oleh Pelabuhan Patimban. Infrastruktur ini adalah salah satu tulang punggung ekosistem logistik yang kami tawarkan kepada klien dan tenant," ujar Abednego Purnomo, Vice President Sales Marketing & Tenant Relations Suryacipta. 

"Kami harap dengan beroperasinya terminal peti kemas di Pelabuhan Patimban, para tenant kami terutama yang bergerak di industri manufaktur dengan orientasi ekspor-impor akan mendapatkan keunggulan kompetitif yang signifikan," kata Abednego Purnomo.

Akses logistik yang efisien ke Pelabuhan Patimban menjadi salah satu faktor kunci yang mendorong keputusan investasi dari berbagai perusahaan multinasional di Subang Smartpolitan, seperti Kids Play Indonesia dan BYD Motor Indonesia. 

Keunggulan ini akan semakin diperkuat karena Subang Smartpolitan nantinya akan memiliki gerbang tol khusus di Jalan Tol Akses Patimban, memangkas waktu tempuh menjadi hanya sekitar 30 menit.

Abednego menambahkan, pihaknya optimis Pelabuhan Patimban akan memainkan peran strategis sebagai magnet investasi dan penggerak roda ekonomi, tidak hanya untuk Subang Smartpolitan, tetapi juga untuk kemajuan Jawa Barat dan Indonesia secara keseluruhan.

Sinergi antara pengembangan Subang Smartpolitan dan Pelabuhan Patimban diharapkan dapat mengakselerasi investasi, menciptakan lapangan kerja dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional. 

Keduanya merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk mewujudkan pemerataan ekonomi dengan menciptakan pusat pertumbuhan baru di luar kawasan Jabodetabek.(rls)

Berita Terbaru

Aksi Heroik Timnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda tetap Kuat!

Aksi Heroik Timnas Indonesia Tahan Malaysia 0-0, 10 Pemain Garuda tetap Kuat!

Olahraga6 jam lalu
Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

Gunadarma Jadi Universitas Pertama di IKN, 48 Mahasiswa Kini Mulai Perkuliahan di Nusantara

Nasional7 jam lalu
Menuju Sekda Subang: Iwan Syahrul Tawarkan Integrasi Aplikasi untuk Benahi Kinerja Birokrasi

Menuju Sekda Subang: Iwan Syahrul Tawarkan Integrasi Aplikasi untuk Benahi Kinerja Birokrasi

Subang8 jam lalu
Menuju Sekda Subang: Rahmat Effendi Tawarkan Creative Financing dan 5 Skema untuk Percepat Pembangunan Subang

Menuju Sekda Subang: Rahmat Effendi Tawarkan Creative Financing dan 5 Skema untuk Percepat Pembangunan Subang

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Isu duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029, KDM Tegaskan Fokus Kerja di Jawa Barat

Isu duet Dedi Mulyadi-Gibran di Pilpres 2029, KDM Tegaskan Fokus Kerja di Jawa Barat

Nasional8 jam lalu
1 Tahun Pasar Sasagara, Om Zein: Bagian Penting Gerakan Ekonomi Masyarakat

1 Tahun Pasar Sasagara, Om Zein: Bagian Penting Gerakan Ekonomi Masyarakat

Purwakarta8 jam lalu
Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Kapolsek Pagaden Ingatkan Pelajar Jauhi Perilaku Meyimpang, Bullying, Tawuran hingga Knalpot Brong

Subang9 jam lalu
Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyusunan Anggaran 2027 Harus Terukur dan Berdampak bagi Masyarakat

Nasional9 jam lalu
Wisata di Subang dari Bekas Galian C: Ketika Lahan Tambang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Wisata di Subang dari Bekas Galian C: Ketika Lahan Tambang Berubah Jadi Destinasi Wisata

Subang9 jam lalu
Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Masih Misteri, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur Purwakarta Masih Misteri, Polisi Periksa Puluhan Saksi

Purwakarta10 jam lalu