Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Pernah Ada Solusi, Sistem Drainase Jalan Provinsi di Pamanukan Subang Buruk

C
|08:57 WIB
Bagikan:
Tak Pernah Ada Solusi, Sistem Drainase Jalan Provinsi di Pamanukan Subang Buruk
PERLU SOLUSI: Sepanjang Jalan Ion Marta Sasmita, Kecamatan Pamanukan penuh dengan genangan air selepas hujan tiba, beberapa waktu lalu. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Warga di sepanjang Jalan Ion Marta Sasmita, Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang kembali mengeluhkan persoalan klasik yang belum juga tertangani hingga kini. Jalan yang melewati pasar Pamanukan tersebut merupakan jalan provinsi.

Genangan air yang kerap muncul usai hujan akibat buruknya sistem drainase dan minimnya serapan air di kawasan tersebut tak kunjung menemukan titik solusi.

Setiap musim penghujan tiba, jalan utama yang menghubungkan jalur Pantura itu berubah menjadi kolam genangan air, membuat akses jalan licin, rawan kecelakaan, dan mempercepat kerusakan infrastruktur jalan. 

Warga menilai, pemerintah setempat terkesan lamban dan tidak menunjukkan upaya nyata untuk menyelesaikan persoalan ini.

Asep Hidayat, warga Pantura, menyoroti kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal sehingga air tidak bisa mengalir dengan baik.

“Drainase jelek, air tidak bisa ngalir dengan bagus. Seharusnya pemerintah setempat bisa mengeluarkan surat imbauan atau teguran kepada pemilik bangunan agar merapikan saluran drainasenya. Jangan didiamkan saja. Selama ini seperti tidak ada gerakan apa-apa dari pemerintah desa maupun camat,” ujarnya.

Ia menambahkan, karena tidak adanya tindakan konkret dari pemerintah, warga pun bingung harus mengadu ke mana.

“Ini dari dulu tidak ada tindakan apa-apa. Masyarakat Pamanukan sudah bingung. Pemerintah diam saja. Tidak ada surat pemberitahuan atau teguran sama sekali,” keluhnya.

Senada dengan itu, tokoh masyarakat Pantura, Asep Maulana menilai, genangan air di jalan Ion Marta Sasmita sudah menjadi masalah menahun yang seharusnya bisa diatasi dengan serius oleh pemerintah daerah.

“Kalau hujan, genangan pasti terjadi, khususnya di depan kedai es krim. Sudah lama dimasukkan ke Musrenbang Desa dan dicantumkan di kolom 3, yang artinya ditujukan untuk pembiayaan oleh provinsi. Tapi sampai sekarang belum pernah ada anggaran yang dialokasikan untuk perbaikannya,” ujar Asep.

Menurutnya, kondisi drainase di wilayah tersebut sudah sangat memprihatinkan. Selain akibat pendangkalan saluran, pembangunan rumah yang tidak memperhatikan sistem drainase memperparah keadaan.

“Saya sudah capek teriak-teriak minta perbaikan drainase dan jalan. Kalaupun ada, sifatnya hanya tambal sulam. Kena air hujan sedikit, rusak lagi. Seharusnya ada penanganan serius karena ini kewenangan provinsi. Jalan dan drainasenya milik provinsi, jangan terus-terusan kami dianak tirikan,” tegasnya.

Asep berharap, pemerintah kabupaten dan provinsi segera turun tangan agar masyarakat tidak terus dirugikan akibat genangan air yang tak kunjung terselesaikan.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Hakim Agung Mahkamah Agung RI Tinjau Kawasan Yudikatif di Nusantara

Nasional6 jam lalu
Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Perubahan APBD 2026 Kabupaten Subang Disepakati

Subang7 jam lalu
Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Beredar Surat Disebut-sebut Sebagai Undangan Pelantikan Sekda Subang untuk Rona Mairansyah Besok

Subang7 jam lalu
Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Revitalisasi Pasar Ciroyom Ditargetkan Rampung 2 Tahun

Bandung Barat7 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Terima 100 Becak Listrik, Om Zein: Bentuk Kasih Sayang Pak Prabowo

Purwakarta8 jam lalu
Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Pagar Nusa Luncurkan Naskah Kuno "Serat Nitipraja Eyang Gandasoli"

Purwakarta8 jam lalu
Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Kawasan Industri Baru Subang Jadi Sasaran Rekrutmen Serikat Buruh

Subang8 jam lalu
Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Jadwal Konser dan Fanmeeting Kpop di Bulan Oktober 2026, Ada NCT 127 hingga Gong Yoo

Lifestyle11 jam lalu
Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Wajah Anak Bukan Konten, Privasi Anak di Sosial Media Jangan Disepelekan

Lifestyle12 jam lalu
Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Nama Sekda Kabupaten Subang Sudah Ada, Bupati: Besok Pelantikan, Tunggu Saja

Headline12 jam lalu