Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tak Pernah Diperbaiki, Jalan Kumpay Subang Masih Rusak Parah dan Minim Penerangan

H
Hadi MartadinataEditor: Huba
|08:34 WIB
Bagikan:
Tak Pernah Diperbaiki, Jalan Kumpay Subang Masih Rusak Parah dan Minim Penerangan
RUSAK DAN GELAP: Jalan Tambakmekar–Kasomalang atau dikenal jalan Kumpay terlihat rusak parah dan minim penerangan. Hadi Martadinata/Pasudan Ekspres

SUBANG–Jalan Kumpay kondisinya masih rusak. Berdebu saat musim kemarau, dan licin saat hujan. Ditambah lagi gelap saat malam hari. Lengkap sudah derita pengendara yang melintas jalan alternatif Tambakmekar–Kasomalang itu.

Jalan yang seharusnya mempermudah mobilitas dan perekonomian warga ini, sudah bertahun-tahun tak tersentuh perbaikan.

Permukaan aspal sudah hampir tidak tersisa, digantikan oleh batu-batu besar dan kerikil kecil (split) yang berserakan. Jalan yang minim penerangan ini kerap membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.

Warga Kasomalang, Saeful (48) mengungkapkan, jalan Kumpay tidak pernah diperbaiki secara signifikan sejak enam tahun terakhir. Bahkan, menurutnya, sudah beberapa kali terjadi pergantian kepala daerah, tetapi kondisi jalan tetap tidak berubah.

“Sudah hampir enam tahun jalan ini enggak diperbaiki sama sekali. Dari zaman bupati dulu sampai sekarang, masih begini terus. Padahal ini jalan penting buat warga,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres, Minggu (3/8/2025).

Saeful menambahkan, kerusakan jalan tersebut sangat menyulitkan warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti mengangkut hasil pertanian, mengantar anak sekolah, atau sekadar bepergian untuk kebutuhan sehari-hari.

“Yang paling terasa ya pas musim hujan. Jalannya licin, motor sering tergelincir. Kalau bawa sayuran ke pasar, bisa rusak di jalan karena terguncang terus,” keluhnya.

Ia juga menyoroti Jalan Kumpay kini menjadi jalur utama alternatif bagi warga Kasomalang dan sekitarnya, terutama setelah adanya penertiban pedagang liar di wilayah Jalancagak.

“Setelah jongko-jongko liar di Jalancagak ditertibkan, banyak warga takut lewat jalan utama karena jadi sepi dan rawan begal. Akhirnya banyak yang pilih lewat sini (Jalan Kumpay), tapi malah rusaknya parah,” jelasnya.

Warga berharap ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Subang maupun Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera memperbaiki jalan tersebut.

Mengingat fungsinya yang krusial sebagai penghubung antar kecamatan dan mendukung aktivitas ekonomi lokal, kondisi jalan ini seharusnya menjadi prioritas.

“Kalau bisa secepatnya diperbaiki. Ini bukan cuma soal kenyamanan, tapi juga soal keselamatan warga. Sudah cukup lama kami menunggu," Pungkas Saeful.(ijl/hdi/ysp) 

Berita Terbaru

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Rumah123 Ungkap Tren Rumah Tapak di Subang, Harga Penawaran Tembus Rp1,5 Miliar

Lifestyle16 menit lalu
Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Polda Metro Jaya Hapus Postingan Sumpah Pemuda di Instagram? Ini Informasi yang Beredar

Nasional21 menit lalu
Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Subang Fest Vol.15 Kembali Digelar Akhir Oktober, Gandeng Komunitas Otomotif

Lifestyle1 jam lalu
Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Green Policing di Cidadap, Kapolsek Pagaden Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Subang1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar Lengkap HP OPPO Terbaru 2026, Cek Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle1 jam lalu
Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Angkat Kisah Aktivis 1998, Penonton Film Laut Bercerita Tembus 184 Ribu di Hari Pertama

Lifestyle1 jam lalu
Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Pertamina Targetkan 500 Ribu Liter Minyak Jelantah untuk Bahan Baku Bioavtur

Nasional2 jam lalu
Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Usulan WFA saat Libur Nataru 2026 untuk Urai Kemacetan, Kemenhub Bidik 3 Tanggal Ini

Nasional2 jam lalu
Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Capai Rp 158 Miliar, Pemerintah Beri Bonus untuk Atlet Peraih Medali Asian Games dan Asian Para Games 2026

Nasional2 jam lalu
DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

DPRD Subang Dorong Solusi Banjir Pantura, Setiap Musim Hujan Jadi Ancaman

Headline2 jam lalu